Apabila orangtua Anda memiliki barang-barang yang sudah tidak lagi digunakan seperti furnitur atau pajangan, sarankan saja untuk menjual barang-barang tersebut. Selain agar mendapatkan pemasukan tambahan, rumah akan terasa lebih luas dengan berkurangnya barang-barang yang tak terpakai.
Mengurangi angka pengeluaran juga dapat dilakukan dengan cara mengajak orangtua untuk memulai gaya hidup hemat. Apabila dijalankan secara konsisten, berhemat akan memberikan manfaat jangka panjang, seperti lebih menghargai uang dan bijak dalam membuat keputusan yang berkaitan dengan finansial.
4. Kurangi Tagihan
Pengguna layanan kebutuhan pokok seperti air bersih dan listrik tentu memiliki kewajiban untuk membayar tagihannya secara rutin. Apabila orangtua Anda sedang mengalami kesulitan keuangan, di situlah Anda harus turun tangan.
Ketika Anda sudah membuat pertimbangan untuk membantu orangtua dalam membayar tagihan, periksalah daftar pengeluaran mereka dan tentukan bagian mana saja yang perlu Anda bantu.
Dengan mengurangi beberapa tagihan, Anda sudah berkontribusi dalam mengurangi beban orangtua Anda. Namun, pastikan juga untuk membantu sesuai dengan kemampuan agar tidak menimbulkan masalah keuangan bagi Anda.
5. Jadilah Penguat Emosional Orangtua
Ketika orangtua menghadapi masalah keuangan seperti mengalami penipuan, kebangkrutan, atau pemutusan hubungan kerja, maka langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah memberikan dukungan emosional.
Sisihkan waktu Anda untuk menjadi pendengar yang baik saat orangtua menceritakan keluh kesah yang sedang dihadapi, agar beban pikiran mereka sedikit terkurangi. Bila mungkin, berikan saran-saran untuk mencari jalan keluar yang terbaik.
Baca Juga: 4 Karakter Anak Generasi Alpha yang Harus Dididik Orangtua dari Sekarang
Kuatkan emosional mereka dengan mengatakan bahwa semuanya pasti akan baik-baik saja. Memberi dukungan emosional untuk orangtua ketika mereka sedang dalam masa sulit tentu mampu membuat mereka merasa lebih kuat secara mental.
Jadi, pastikan Anda selalu berada di sisi mereka ketika sedang dibutuhkan. Tentu saja, kebahagiaan orangtua adalah kebahagiaan kita sebagai anak-anaknya, bukan?
Rangkullah Orangtua dalam Keadaan Sulit Mereka
Tidak ada seorang anak pun yang berharap orangtuanya mendapat kesulitan. Namun, yang namanya musibah bisa datang kapan saja dan bisa mengacaukan segalanya. Ketika orangtua menghadapi masalah finansial, katakan bahwa Anda akan selalu mendampingi mereka dan mampu menjadi pendengar yang baik.
Kuatkan situasi emosional orangtua Anda, dan berikan alternatif penyelesaian untuk masalah keuangan tersebut. Berikan bantuan sesuai dengan kapasitas kemampuan Anda, dan selalu yakinkan mereka bahwa masalah tersebut pasti ada jalan keluarnya.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Kenapa Bicara soal Keuangan pada Orangtua itu Penting?
Dear Orangtua, Ini Cara Merencanakan Keuangan untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Demi Masa Depan Anak, Homeschooling Bisa Jadi Pilihan
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
Gaji UMR Bikin Insecure? 7 Red Flag Finansial Ini Tanda Anda di Tepi Jurang Kelas Bawah
-
5 Obrolan Finansial yang Harus Dibicarakan Sebelum Hubungan Makin Serius
-
Layak Dicoba, 6 Program Bantuan Finansial Untuk Perempuan Pendiri Startup di Indonesia
-
Heboh! Honor Tak Dibayar, Panpel Klub Liga 4 Ini Jual Kursi Stadion
-
Doom Spending: Pemicu Masalah Finansial pada Milenial dan Gen Z
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam