Suara.com - Sebagai bank pembangunan daerah yang terus bertumbuh dan berkembang, Bank BJB memiliki jaringan nasabah yang tersebar luas hingga penjuru negeri. Tak hanya dalam kategori individual atau perorangan, nasabah Bank BJB juga banyak yang berasal dari kalangan institusi, baik pemerintah maupun yang dikelola oleh pihak swasta.
Dalam rangka menjaga jalinan erat hubungan yang telah terbangun antara perseroan dan nasabah institusi, Bank BJB menyelenggarakan Bank BJB Customer Gathering & Golf Tournament 2019, di Parahyangan Golf Course, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (22/9/2019).
Suasana santai yang terbangun dalam turnamen golf ini dimanfaatkan oleh perwakilan nasabah institusi untuk memanjakan diri. Silaturahmi yang terjadi menjadi modal awal bagi Bank BJB maupun nasabah institusi untuk membuka kemungkinan kerja sama lainnya di luar yang telah dijajaki.
Sambil menjaga hubungan baik yang terjalin, Bank BJB juga mempersiapkan strategi ekspansi untuk merangkul lebih banyak nasabah institusi, demi menyokong visi dan misi usaha mereka secara berkesinambungan.
"Sebagai perusahaan yang terus berkembang, Bank BJB menyadari pentingnya jalinan sinergi yang telah terjadi antara perseroan dan nasabah institusi yang harus diperkuat. Ikatan yang menguat ini diharapkan bisa menjadi pendorong bagi pihak-pihak yang terlibat, agar saling membagi manfaat dan terus bertumbuh bersama," kata pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, M. As'adi Budiman.
Banyak benefit nyata yang ditelurkan dari hasil kerja sama antara Bank BJB dan nasabah institusi. Bagi nasabah institusi, sinergi yang terbangun memberikan kemudahan untuk mereka dalam mengembangkan usahanya lewat jasa dan layanan keuangan prima yang diberikan Bank BJB, sementara Bank BJB mendapat keuangan utamanya dalam menghimpun dana pihak ketiga (DPK) yang dihasilkan dari nasabah institusi.
Perolehan DPK Bank BJB selalu menunjukkan tren positif di kancah industri perbankan nasional. Hingga semester 1 2019, tercatat DPK Bank BJB mencapai Rp 89,3 triliun, atau tumbuh 7,4 persen year-on-year (yoy).
Pertumbuhan DPK ini beriringan dengan kinerja penambahan aset yang mencapai Rp 120,7 triliun, atau tumbuh sebesar 6,4 persen yoy, dimana laba perseroan tercatat sebesar Rp 803 miliar.
Selain mempererat jalinan sinergi dan silaturahmi yang telah terbangun dengan nasabah institusi, customer gathering ini dilakukan dengan maksud dan tujuan sebagai arana memberikan apresiasi dan membangun loyalitas kepada nasabah institusi Bank BJB, sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas kepada para nasabah dan para stakeholder Bank BJB.
Baca Juga: Gubernur Jabar Minta Bank BJB Terus Berinovasi dan Berpihak pada UMKM
Konsep acara “Bank BJB Customer Gathering & Golf Tournament 2019” ini bersifat eksklusif, dimana para nasabah diajak melakukan Premium Golf Trip di areal lapangan golf yang berprestise. Selanjutnya, kegiatan diramaikan oleh Gathering & Lunch, yang acaranya dikemas secara menarik dan memorable, sehingga menimbulkan pengalaman yang berkesan dan tak terlupakan bagi nasabah institusi Bank BJB.
Selain mewakili insitusi yang telah bekerja sama baik dengan Bank BJB, para peserta juga mendapat apresiasi berupa doorprize dan hiburan.
“Sudah menjadi komitmen perseroan untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Bagi Bank BJB, nasabah memiliki peranan penting sebagai partner dalam mengembangkan usaha. Kehadiran Bank BJB lewat layanan produk dan jasa keuangan bagi nasabah adalah bentuk visi usaha yang tidak berorientasi kepada keuntungan bisnis semata. Lebih dari itu,Bank BJB selalu memiliki pretensi untuk turut serta menjadi bagian dari perjalanan nasabah dalam bertumbuh dan berkembang,” tambah As'adi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi
-
420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital