- Tiga kandidat Ketua Umum Hipmi mundur saat debat di Bali pada Mei 2026 akibat intervensi pihak eksternal.
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, mendesak para senior berhenti mencampuri proses pemilihan pemimpin muda organisasi Hipmi.
- Intervensi dalam pemilihan dapat menurunkan kepercayaan generasi muda untuk berpartisipasi dalam organisasi serta kehidupan demokrasi nasional.
Suara.com - Polemik dalam proses pemilihan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau Hipmi, yang diwarnai dengan mundurnya tiga orang kandidat, ditenggarai akibat adanya ikut campur pihak eksternal organisasi strategis tersebut.
Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, Rhenald Kasali mengatakan para senior sebaiknya memberikan ruang bagi generasi muda agar dapat berkompetisi secara sehat tanpa intervensi dari berbagai pihak.
"Ada debat caketum yang diwarnai dengan pengunduran diri. Ini pemilihan calon ketua umum Hipmi, anak-anak muda, calon pemimpin bangsa," ucap Rhenald dalam akun Instagram pribadinya @rhenald.kasali pekan ini.
"Hari ini kita menyaksikan banyak sekali sekarang mulai berkiprah di jajaran kepemimpinan nasional. Itu adalah satu proses yang sekarang sangat diminati oleh anak muda. Tapi ketika tiga calon mengundurkan diri, ini kan menjadi pertanyaan besar. Kenapa ya hal seperti ini terjadi? Seperti biasa, selalu ada pihak-pihak yang ingin ikut campur," lanjutnya.
Rhenald mengatakan Hipmi memiliki peran strategis sebagai wadah lahirnya banyak pemimpin bisnis, tokoh publik, hingga pemimpin nasional. Karena itu, proses pemilihan di organisasi tersebut seharusnya menjadi contoh pelaksanaan kompetisi yang sehat dan demokratis.
"Saya sebagai salah seorang yang boleh dikatakan sangat menaruh perhatian dalam bisnis, dan ingin mengimbau pada para senior. Sudahlah, kita berikan kesempatan pada anak-anak muda ini untuk berkiprah dan bersaing secara fair. Biarkan mereka bertarung dengan baik," jelasnya.
Menurutnya, praktik intervensi dalam berbagai proses pemilihan dapat menurunkan kepercayaan anak muda untuk terlibat dalam organisasi maupun kehidupan demokrasi. Untuk itu, ia mengingatkan agar proses pemilihan di berbagai institusi tidak diwarnai campur tangan yang berlebihan.
"Jangan sampai karena perilaku kita yang tercampur begini, lalu kemudian akhirnya di dalam negeri pun anak-anak muda jadi tidak ingin berpartisipasi," tandasnya.
Sebelumnya telah terjadi aksi walkout dalam debat calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Hipmi di Bali pada Mei 2026. Tiga dari empat kandidat, yakni Reynaldo Bryan, Afifuddin Kalla, dan Anthony Leong meninggalkan forum karena panitia yang menetapkan Lampung sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI.
Baca Juga: Dosen UI Beberkan 3 Kriteria Pemimpin HIPMI, Sebut Anthony Leong Paling Mendekati
Satu-satunya kandidat yang tetap mengikuti jalannya debat hingga selesai adalah Ade Jona Prasetyo, anggota DPR dari Partai Gerindra dan berasal dari daerah pemilihan Sumatra Utara.
Berita Terkait
-
KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari BUMN Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari
-
Caketum HIPMI Reynaldo Sebut Pariwisata Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
-
Dosen UI Beberkan 3 Kriteria Pemimpin HIPMI, Sebut Anthony Leong Paling Mendekati
-
Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Tak Cukup Melek Digital, Gen Z Harus Kuasai AI untuk Investasi Saham
-
Siap-siap! Rokok Ilegal Bakal Merajalela Setelah Kebijakan Kemasan Polos
-
IHSG Sesi I Melonjak 2,34% ke Level 5.881, BBCA Jadi Bintang
-
Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan
-
Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal
-
Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih
-
BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!
-
Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco
-
Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter
-
Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan