Suara.com - Sebanyak 49 warga Sulawesi Tengah diamankan oleh pihak kepolisian lantaran kedapatan mencuri barang elektronik dan uang dari Anjungan Tunai Mandiri (ATM) usai bencana gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kini, puluhan pelaku itu telah dilakukan penahanan di Polda Sulawesi Tengah.
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, para pelaku itu dikenai pasal 363 KUHP atas tuduhan pencurian dengan pemberatan. Para pelaku diamankan di 6 lokasi berbeda.
"Di Mall Tatura 28 tersangka, di ATM Bobungo 7 tersangka, Gudang Adira 1 tersangka, Anjungan Nusantara 7 tersangka, Grand Mall 2 tersangka, dan ATM Center Jalan S Parman 4 tersangka, total 49 tersangka yang diamankan," kata Setyo saat ditemui di Forum Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2018).
Dari tangan para pelaku, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti itu antara lain sounsystem, LCD, printer, salon, amplifier, mesin ATM, linggis, obeng, sepeda motor, AC, kunci inggris, palu, dispenser, microphone, hingga pakaian, sepatu dan celana.
Hingga kini, proses pengamanan dilakukan oleh pihak kepolisian dibantu oleh TNI di sejumlah pusat ATM dan juga lokasi rawan tindak kejahatan lainnya.
Sementara, untuk para pelaku sudah ditahan di Polda Sulawesi Tengah guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Penanganan dilakukan oleh tim gabungan dari Ditreskrim Polda Sulawesi Tengah dan Satreskrim Polres Palu, pelaku sudah ditahan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin