Suara.com - Pemerintah menilai pesantren punya potensi dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satunya, dengan mengembangkan kemandirian ekonomi umat.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan banyak peran yang dikeluarkan pesantren. Salah satunya, mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM).
"Sebagai contoh pesantren mengajarkan para santri untuk budi pekerti, membangun karakter bangsa," ujarnya SDGs annual Conference 2019 di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (8/10/2019).
Selain itu, tutur Bambang, pesantren juga bisa mendorong santrinya menjadi wirausaha. Dia melanjutkan, dengan menggandeng masyarakat sekitar, santri bisa menciptakan produk yang bernilai tinggi.
"Selanjutnya pesantren juga bisa mengembangkan ekonomi syariah yang dikaitkan dengan kemandirian ekonomi umat," ucap dia.
Bambang menambahkan, dengan segudang potensi itu, maka pesantren kini tak terpisahkan dalam upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.
"Secara lebih luas pesantren akan dapat bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan bangsa untuk mengentaskan kemiskinan," kata dia.
Berita Terkait
-
Pesantren Alquran Terbakar, 29 Orang Meninggal Dunia
-
Kontroversi Film The Santri, Gus Nadir: Karya Seni Tak Perlu Dihajar Ayat
-
JK Minta Pengajar di Pesantren Terpadu Prof Hamka Gunakan Cara Modern
-
1.076 Ponpes Lolos Seleksi One Pesantren One Product
-
Komisi VIII Tegaskan RUU Pesantren Akan Perkuat Peranan Pesantren
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara