Suara.com - Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas SDM untuk mencapai kesejahteraan yang adil dan inklusif, dengan menghadirkan pertumbuhan ekonomi digital secara cepat dan merata. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo RI) berharap adanya startup digital yang dapat memanfaatkan jaringan internet cepat (broadband) agar tercapainya inklusi digital melalui pemberdayaan masyarakat.
Pasalnya, data dari World Bank menyebutkan, Human Capital Index Indonesia cenderung rendah di posisi ke-87 dari 157 negara dengan skor 0,53 tahun 2018. Jauh dibawah 5 negara tetangga lainnya, yakni Singapura di posisi 1, Vietnam di posisi ke-48, Malaysia di posisi ke-57, Thailand di posisi ke-68 dan Philipina di posisi ke-82.
Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menyebutkan baru 8 persen atau 3,79 juta UMKM dari 59,2 juta UMKM yang sudah memanfaatkan teknologi digital.
Belum lagi Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2030 – 2040 dengan penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk yang diproyeksikan sebesar 297 juta jiwa.
Ralali.com sebagai next generation business platform mendukung pemerintah menciptakan pemerataan ekonomi, dengan membangun platform yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat melalui teknologi digital.
BIG Agent platform empower business & people mengkolaborasikan SDM (manusia) dengan inovasi teknologi yang berdampak ke pemilik bisnis untuk mengembangkan usaha secara masif hingga mampu menjangkau market yang belum tersentuh (untapped market).
“Kami menyadari Indonesia sangat luas. Kemudian bonus demografi yang begitu besar, disisi lain UMKM sebagai penggerak roda ekonomi Negara ternyata belum begitu memanfaatkan teknologi digital. Kesemuanya itu menjadi tantangan bagi kami untuk menghadirkan BIG Agent sebagai teknologi digital yang mampu mengakomodir seluruh potensi tersebut. ” ujar Peter Wijaya, VP of BIG Agent Ralali.com dalam keterangannya, Jumat (18/10/2019).
Peter menuturkan, aplikasi yang hadir pada 10 Oktober 2018 ini berhasil memberdayakan lebih
dari 300.000 Sobat Agent (sebutan bagi pengguna BIG Agent) yang berada di seluruh Indonesia untuk bekerja memberikan kemudahan bagi pelaku bisnis UMKM dan pelaku bisnis.
Di perayaan ulang tahun pertamanya, BIG Agent bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia) menggerakkan seluruh Sobat Agent dan juga masyarakat sekitar untuk membantu sesama, dengan melakukan donor darah serentak pada 14 Oktober 2019.
Baca Juga: Intip Gaya Jonan Donor Darah di Peringatan Hari Pertambangan dan Energi
Kegiatan sosial bertajuk "Donor Darah Sobat Agent Untuk Sesama" ini akan dilakukan di 11 kota di Indonesia antara lain, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Palembang, Pekanbaru,
Padang, Lampung, Purwokerto dan Cirebon.
“Donor darah adalah wujud rasa syukur kami karena telah memasuki usia 1 tahun. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kepedulian kami kepada masyarakat Indonesia dan juga Sobat Agent bahwa dibalik tubuh yang sehat, selalu terdapat jiwa yang kuat. Sehingga kegiatan sosial Donor Darah tidak hanya bermanfaat bagi sobat agent karena mendorong semangat dalam menjalankan pekerjaan di BIG Agent, namun juga untuk masyarakat luas,” ungkap Matius Santoso VP of Human Capital Development Ralali.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan