Suara.com - CEO Amazon, Jeff Bezos orang terkaya dunia baru saja kehilangan sekitar 6,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp 96 triliun pada Kamis (24/10/2019) malam.
CEO Amazon Jeff Bezos menjadi salah satu korban buruknya performa saham di Amerika Serikat (AS) pada Kamis. Saham Amazon miliknya turun hingga 6,6 persen atau 118 dolar per saham. Akibatnya, kekayaan orang terkaya di dunia ini langsung merosot tajam.
Untuk Bezos, yang memiliki 57.610.359 saham Amazon, menurut data SEC terbaru, itu berarti kerugian hampir 6,9 miliar dolar AS atau setara Rp 96 triliun.
"Jika kerugian malam ini bertahan melalui penutupan pasar besok, Bezos akan kehilangan gelarnya sebagai orang terkaya di dunia untuk co-founder Microsoft Bill Gates," menurut Bloomberg Billionaires Index, seperti dikutip Cnbc.com, Jumat (25/10/2019).
Pendapatan kuartal ketiga Amazon jatuh, jauh dari ekspektasi yang diharapkan setelah sahamnya turun sebanyak 6,6 persen.
Namun demikian, Jeff Bezos masih orang terkaya di dunia. Kekayaannya terkini mencapai 110 miliar dolar AS (Rp 1.540 triliun).
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati