Suara.com - Tokopedia berencana akan menjadi perusahaan terbuka dengan melepas sahamnya ke publik melalui skema Initial Public Offering (IPO), tak tanggung-tanggung Tokopedia bakal listing di dua negara.
"Suatu saat kita akan melantai di bursa," kata Co-Founder & CEO William Tanuwijaya saat acara Festival Transformasi 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan, di Dhanapala Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/10/2019).
William menuturkan, Tokopedia nantinya tidak hanya akan go-public di Indonesia tapi juga bakal didaftarkan di bursa luar negeri.
"Kita ingin membawa Tokopedia juga dikenal di luar negeri, kita ingin investor global mengetahui Tokopedia, maka dari itu kita menggandeng BTS (Korean Pop) untuk jadi ambasador kita, agar dikenal banyak orang dunia," kata William.
William mengaku saat ini transaksi Tokopedia setiap bulannya sudah mencapai Rp 14 triliun, sehingga dirinya mengklaim bahwa Tokopedia menyumbang 1,5 persen ke perekonomian nasional.
"Sehingga kontribusi kami terhadap perekonomian Indonesia sekitar 1,5%," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih
-
IHSG Sesi I: Selangkah Lagi 9.000, Sektor Energi Pimpin Reli Penguatan
-
Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025
-
Insentif Rumah Diperpanjang Purbaya, Menperin Ungkap Efeknya Bagi Industri
-
Bangkrut, OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Suliki Gunung Mas
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
UU APBN 2026: Defisit Anggaran Dipatok 2,68% Tahun Ini
-
UU APBN 2026: Belanja Negara Tembus Rp 3.842 Triliun
-
UU APBN 2026 Akhirnya Terbit, Penerimaan Pajak Ditarget Rp 2.693 Triliun