Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah merampingkan struktur deputi menjadi tiga deputi. Nantinya, fungsi deputi juga berubah setelah adanya perubahan struktur.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan, nantinya tugas deputi hanya mengurusi hal-hal administrasi. Sehingga, tak lagi memegang kendali bisnis perusahan-perusahaan BUMN.
Ia melanjutkan, untuk urusan Bisnis perusahaan BUMN akan dikendalikan oleh wakil menteri (wamen).
"Wamen lebih banyak urusi bisnis, deputi urusi administrasi," kata Arya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta pada Selasa (19/11/2019).
Selain itu, Arya menyatakan posisi deputi takkan diisi orang dari partai politik. Tetapi, akan diisi orang yang paham tentang birokrasi.
"Kan enggak ada kan kita ngomongin administrasi. Kalau administrasi pasti orang yang kuat di bidang administrasinya," ucapnya.
Selain deputi, Arya menambahkan, Menteri Erick juga tetap mencari posisi sekretaris kementerian. Tak hanya itu, Erick juga menambahkan satu posisi eselon I, yaitu Inspektorat Jenderal.
"Eselon satunya empat. Kan sesmennya ada. Bisa juga lima nanti kita lihat. Ada selama ini yang dia belum pernah diisi selama menteri sebelumnya," katanya.
Baca Juga: Erick Thohir Diminta Tak Gegabah Rombak Jajaran Tubuh BUMN
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor
-
Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI
-
Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih
-
Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja
-
Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit
-
Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI