Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tak salah mencopot I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara dari jabatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Pasalnya, Ari Askhara juga melakukan kesalahan yakni berangkat ke Toulouse, Prancis tanpa izin dari Erick Thohir.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengungkapkan tak hanya Ari Askhara, terdapat tiga direksi yang tak dapat izin dari Erick Thohir, tapi tetap nekat terbang ke Toulouse.
Ketiganya yaitu, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Human Capital Heri Akhyar dan Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto.
"Ke empat direktur ini, kalau menurut komite audit yang di tanda tangani komut tidak mendapat izin dinas dari Kementerian BUMN. Jadi belum ada izin dari Kementerian BUMN," kata Arya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/12/2019).
Menurut Arya, hal tersebut diketahui dari hasil audit Dewan Komisaris Garuda Indonesia. Dewan komisaris, katanya, menilai bahwa keempat Direksi tersebut melanggar Surat Edaran Menteri BUMN SE08/MBU/12/2015 tentang perjalanan Dinas ke Luar Negeri bagi Direksi dan Dewan Komisaris.
"Kalau menurut komisaris melanggar sudat edaran menteri," ucap dia.
Kendati begitu, atas pelanggaran itu hanya satu pihak saja yang diberhentikan dari jabatannya yaitu Ari Askhara. Sisanya tiga direksi hanya diberikan surat pelanggaran.
"Sesuai hasil komite audit, ini kan bukan soal berangkat, tapi barang yang masuk yang bulan april ternyata sudah dibeli itu. Makanya hanya satu yang diberhentikan. Ketiganya pelanggaran surat saja," pungkas dia.
Baca Juga: Pengusaha Hotel Blak-blakan soal Kartel Tiket Pesawat di Garuda Indonesia
Berita Terkait
-
Pengusaha Hotel Blak-blakan soal Kartel Tiket Pesawat di Garuda Indonesia
-
Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara Dipecat, Pengusaha Hotel Sambut Gembira
-
Dirut Garuda Dicopot, Said Didu Duga Ari Askhara Titipan Penguasa
-
Ari Askhara Dipecat, Fuad Rizal Diangkat Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia
-
Ini Spesifikasi Harley-Davidson yang Guncang Maskapai Penerbangan
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak