Suara.com - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III terus memberikan layanan berbasis teknologi di Pelabuhan. Salah satunya yaitu aplikasi pelayanan sandar dan labuh kapal bernama VASA.
Aplikasi ini merupakan program pelayanan kapal yang mengakomodir pencatatan perencanaan, realisasi, dan administrasi pelayanan kapal secara tepat dan cepat sesuai dengan standar prosedur operasi di wilayah kerja Pelindo III.
Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan, aplikasi VASA ini diluncurkan untuk membuat standardisasi proses layanan kapal di seluruh pelabuhan di wilayah kerja Pelindo III, sehingga proses perencanaan sandar kapal yang akan disusun oleh pengguna jasa lebih mudah.
Hal ini berdampak langsung pada efisiensi waktu dan biaya proses sandar hingga bongkar muat kapal.
Tak hanya itu, aplikasi ini juga menyediakan berbagai layanan seperti Planner Modul yang berfungsi untuk menyimulasikan bagaimana planner (khususnya tambatan) dapat melakukan perencanaan ploting tambatan dan penjadwalan kapal yang akan digantikan serta Real Time Monitoring untuk melakukan kontrol secara langsung kegiatan dengan data real time yang ada di dalam VASA.
"Aplikasi VASA kita sudah terintegrasi langsung dengan layanan TOS barang dan petikemas serta portal customer punya kita yang telah beroperasi sebelumnya sehingga memudahkan pengguna jasa kita bisa melakukan perencanaan atau Planner panjang masa tambat kapal," ujar Doso dalam keterangannya, Senin (3/2/2020).
PT Anugerah Pasific Jaya, salah satu pengguna jasa Pelindo III yang menggunakan VASA dalam kegiatan pelayarannya mengatakan, aplikasi VASA memudahkan pihaknya dalam mengatur dan merencanakan proses tambatan dan sandar hingga bongkar muat.
Apalagi dengan VASA hampir sebagian proses pengajuan sandar bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja hanya melalui ponsel.
"Yang juga memberi manfaat, aplikasi ini terkoneksi dengan AIS sehingga kita bisa mendeteksi kapal yang ada di area pelabuhan," tambahnya.
Baca Juga: ABK Suspect Virus Corona di Batam Tembus Thermal Scanner Pelabuhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan