Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah bersiap menggelar Formula E Jakarta 2020. Meskipun memicu pro dan kontra, namun penyelenggaraan Formula E di ibu kota diyakini bukan hanya menguntungkan satu pihak saja.
Direktur Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Darwoto menjelaskan soal dampak ekonomi dari penyelenggaraan Formula E yang akan digelar di Monas. Dampak ekonomi pertama ialah langsung ke JakPro yang bersumber dari penjualan tiket dan sponsor.
Sedangkan dampak ekonomi kedua, menyasar kepada pelaku-pelaku bisnis. Setelah berkonsultasi dengan konsultan global bahkan Bank Indonesia, perkiraan spending money yang terjadi ketika penyelenggaraan Formula E berlangsung ialah sebesar Rp 600 miliar.
"Per hari (penyelenggaraan) itu. Orang spending di sini, mungkin tinggal seminggu di sini karena crew FEO, 2 ribu orang akan datang di sini tinggal seminggu," kata Dwi dalam diskusi bertajuk "Menghitung Formula Ekonomi-Sosial Dari Formula E Jakarta" di kawasan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).
Dwi, juga menjabat sebagai Chairman of Organizing Comittee Formula E mengukur apabila ada dua ribu tim Formula E datang ke Jakarta dan menghabiskan waktu sepekan maka hotel dan restauran bahkan alat transportasi di sekitar lokasi pun akan mendapatkan keuntungan.
Selain itu keuntungan lainnya datang dari jumlah penonton yang akan masuk ke Jakarta. Dwi juga mengungkapkan bahwa dampak ekonomi tak langsung juga bisa muncul dari penyelenggaraan Formula E.
Ia mencontohkan seperti akan adanya acara Jakarta Fair di waktu yang sama. Pihaknya bisa mengusahakan untuk menarik para penonton baik dari Jakarta maupun luar kota untuk menghadiri acara tersebut sehingga budaya maupun makanan ciri khas DKI Jakarta pun bisa ikut terangkat di samping penyelenggaraan Formula E.
"Dan kita harus bangga bahwa nanti kerak telor (misalnya) masuk FoxSport. Jangan dilihat bahwa gak mungkin lah pembalap makan kerak telor. Jangan dilihat dari sisi itunya," pungkasnya.
Untuk diketahui, BUMD Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama FIA (Federation internationale de l'automobile) Formula E Championship mengumumkan Formula E Jakarta 2020 digelar di Monas. Tepatnya di kawasan Medan Merdeka, termasuk kawasan bersejarah Monas.
Baca Juga: Intip Lebih Dekat SUV Suzuki XL7
Sebelumnya Formula E di Monas sempat dilarang oleh Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. Dalam video yang diputar pada acara Media Briefing di Hotel Novotel Cikini, Jumat, nantinya balap mobil itu akan dimulai (start) dari depan Balai Kota Provinsi DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati
-
Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut