Suara.com - Harga minyak dunia naik pada Rabu (8/4/2020), terdongkrak optimisme pemangkasan produksi minyak mentah oleh OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan negara-negara produsen lainnya.
Mengutip Reuters pada Kamis (9/4/2020), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2020 naik 45 sen menjadi 24,08 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni 2020 meningkat 32 sen, atau sekitar 1 persen, menjadi 32,19 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Telekonferensi yang akan berlangsung Kamis (9/4/2020) antara OPEC dan negara-negara lainnya yang tergabung dalam OPEC+, termasuk Rusia, diharapkan bisa menghasilkan kesepakatan pengurangan produksi minyak mentah bersama.
Peningkatan harga minyak dunia terbatasi naiknya cadangan minyak Amerika Serikat. Menurut laporan yang dirilis Energy Information Administration (EIA), cadangan minyak AS mengalami peningkatan 15,2 juta barel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sekaligus, Purbaya: Saya Dampingi Tapi Tak Intervensi
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Kena OTT KPK
-
Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah
-
Sempat Tertekan, IHSG Berhasil Rebound 0,29 Persen
-
Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional
-
Strategi Discovery E-Commerce Jadi Kunci Lonjakan Penjualan Jelang Ramadan 2026
-
5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK
-
IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar