Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto melakukan kunjungan kerja ke Jawa Barat pada Sabtu (9/5/2020). Dalam kunjungannya tersebut, Agus melakukan pengecekan ke gudang Bulog Divisi Regional Jawa Barat untuk memastikan stok barang cukup memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Kata Agus, kondisi stok barang kebutuhan pokok di gudang Bulog dipastikan cukup untuk menopang kebutuhan masyarakat Jawa Barat. Sehingga, harga kebutuhan pokok bisa terjangkau oleh masyarakat.
“Kondisi stok kebutuhan pokok sangat cukup di Jawa Barat sehingga harga-harga dapat semakin terjangkau oleh masyarakat," kata Agus dalam keterangan persnya, Minggu (10/5/2020).
Agus merinci, stok beras di Bulog Regional Jabar itu sebanyak 5,8 ribu ton, minyak goreng sebanyak 250 ton. Kemudian gula 551 ton, dan tepung terigu sebanyak 24 ton. Sehingga stok ini cukup sampai perayaan lebaran nanti.
"Mendekati Lebaran 1441 H ini, stabilitas harga yang bisa dijangkau oleh masyarakat menjadi prioritas kami sehingga jangan sampai terjadi inflasi,” ujar Agus.
Dalam kesempatan ini, Mendag berpesan kepada warga Jawa Barat untuk tetap mematuhi aturan pemerintah dalam melaksanakan PSBB dengan melakukan aktivitas di rumah saja. Berbelanja secukupnya karena pemerintah menjamin ketersedian barang pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau.
Berita Terkait
-
Mendag Minta Pasar Rakyat Tetap Buka di Tengah Pandemi
-
Bantuan Beras Pemkot Tangerang Disebut Bau Apek dan Berkutu, Ini Kata Bulog
-
Di Jember, Ada Gambar Bupati-Wabup di Karung Beras Bansos Covid-19
-
Impor Gula 150.000 Ton Ditempuh Pemerintah untuk Tekan Harga di Pasaran
-
Mendag Baru Temukan Harga Gula dan Bawang Naik di Pasar Kramat Jati
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar