Suara.com - Harga emas dunia kembali merangkak naik imbas meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China. Mengutip CNBC, Jumat (29/5/2020) harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi 1.712,35 dolar AS per ounce.
Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup bertambah 0,1 persen menjadi 1.728,30 dolar AS per ounce.
Indeks utama Wall Street melesat, didorong kenaikan saham kesehatan dan teknologi di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.
Harga emas didukung oleh tanda-tanda terbaru dari pukulan ekonomi akibat virus corona, serta memanasnya ketegangan AS-China dengan pemerintahan Presiden Donald Trump mencari opsi untuk menghukum Beijing atas pengetatan cengkeramannya terhadap Hong Kong.
Logam lainnya, palladium naik 0,5 persen menjadi 1.945,63 dolar AS per ounce, platinum melonjak 2 persen menjadi 835,54 dolar AS per ounce dan perak turun menguat 0,1 persen jadi 17,29 dolar AS per ounce.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman