Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga 22 Juni 2020 sebanyak 53 perusahaan tercatat telah selesai periode pelaksanaan buyback atau pembelian kembali sahamnya.
Namun sayangnya dari 53 perusahaan tersebut baru sekitar 39 perusahaan saja yang telah melakukan buyback sahamnya.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, dari 39 emiten tersebut nilainya buyback sahamnya mencapai Rp 1,4 triliun.
"Per tanggal 22 Juni 2020, terdapat 53 Perusahaan Tercatat yang telah selesai periode pelaksanaan buybacknya, dimana sebanyak 39 Perusahaan Tercatat telah melaksanakan buyback dengan nilai realisasi sebesar Rp 1,4 triliun atau 8,9 persen dari total nilai rencana buyback," kata Nyoman dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/6/2020).
Sehingga kata Nyoman dalam periode tersebut ada 14 perusahaan tercatat yang belum melakukan buyback saham dengan alasan yang tidak diketahui.
"Terdapat 14 Perusahaan Tercatat yang belum melaksanakan buyback sesuai rencana pelaksanaan buyback tersebut," ucapnya.
Sebelumnya, BEI mencatat setidaknya ada 67 perusahaan yang akan bersiap untuk melakukan pembelian saham kembali dengan nilai mencapai Rp 19,6 triliun.
"Sehingga saat ini, terdapat 24 Perusahaan Tercatat masih dalam periode pelaksanaan buyback dengan total nilai rencana buyback sebesar Rp 4,4 triliun," pungkasnya.
Baca Juga: 67 Perusahaan Mau Buyback Saham, Nilainya Rp 19,6 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul