Suara.com - Harga emas dunia masih bertahan di level tertingginya imbas meningkatnya penyebaran virus corona hingga mengancam harapan pemulihan ekonomi.
Mengutip CNBC, Selasa (30/6/2020) Harga emas di pasar spot tercatat 1.769,52 dolar AS per ounce.
Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,1 persen menjadi 1.781,20 dolar AS per ounce.
Infeksi melonjak di Amerika Serikat, dengan California memerintahkan penutupan bar dan negara bagian Washington menghentikan rencana pembukaan kembali perekonomian.
Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, naik 0,3 persen menjadi 1.178,90 ton pada sesi Jumat, sementara spekulan meningkatkan posisi bullish mereka dalam kontrak emas dan perak COMEX pada pekan hingga 23 Juni.
Logam lainnya, palladium melambung 2,5 persen menjadi 1.906,15 dolar AS per ounce, sementara platinum melesat 2,1 persen menjadi 807,39 dolar AS per ounce dan perak naik 0,1 persen menjadi 17,77 dolar AS per ounce.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian
-
Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora