Suara.com - PT Hutama Karya (Persero) meraup tiga penghargaan sekaligus, yaitu Peduli Masyarakat, Peduli Bisnis Berkelanjutan, dan Peduli UMKM.
Manajer CSR/PKBL & Protokoler Hutama Karya Agus Kosasih mengungkapkan, kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sudah menjadi aktivitas rutin Hutama Karya, terutama penduduk di sekitar lingkungan yang menjadi konsesi lahan infrastruktur.
Wujud kepedulian itu, kata Kosasih, biasa diberikan dalam bentuk pembangunan sarana pendidikan. Bahkan, tak jarang Hutama Karya juga melakukan perbaikan sejumlah tempat ibadah.
"Secara corporate memang kami concern sekali dalam kepedulian masyarakat, yang banyak kita lakukan itu dalam hal pendidikan, terutama dalam membangun sarana-sarana pendidikan. Selain itu di bidang agama kita juga melakukan perbaikan masjid, gereja," jelasnya dalam sambutan usai meraih kategori Peduli Masyarakat melalui siaran daring bersama TeropongSenayan ditulis Kamis (16/7/2020).
"Dengan terpilihnya kami dalam kategori Peduli Masyarakat, mudah-mudahan mendorong kami agar mampu berbuat lebih baik lagi," katanya lebih lanjut.
Ketua Juri TCA 2020 Bambang Soesatyo mengatakan, penghargaan ini akan menjadi pendorong bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk terus meningkatkan brand mereka melalui sejumlah program CSR.
Program CSR, kata Bamsoet, sangat berperan besar dalam meningkatkan mutu dan mengembangkan ekonomi masyarakat terutama dalam masa sulit di musim pandemi seperti sekarang.
"Dalam pandemi ini rasa sosial kita terus ditingkatkan, berusaha untuk membantu masyarakat dan semangat partisipasi," kata Bamsoet dalam sambutannya.
Politikus Golkar yang juga Ketua MPR RI ini berharap acara CSR Award dapat menjadi batu loncatan untuk para perusahaan agar terus memberikan bantuan kepada masyarakat melalui program CSR.
Baca Juga: Laba Bersih Hutama Karya Diprediksi Tergerus 183,08 Persen
"Saya secara pribadi ucapkan selamat kepada para pemenang CSR Award 2020. Perusahaan yang belum mendapatkan penghargaan ini, semoga pada kesempatan di lain bisa menerima penghargaan ini," kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini.
Sebelum hari puncak TCA Award 2020, proses panjang telah dilakukan oleh tim lima orang juri. Mereka adalah, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang, Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Jakarta Mahir Yahya Bayasut, Wakil Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rolas Budiman Sitinjak, Akademisi Bidang Sosiologi Pedesaan dan Pengembangan Masyarakat IPB, Mahmudi Siwi.
Di tangan mereka lah perusahaan-perusahaan di Indonesia dijaring dengan metode crawling data sejumlah pemberitaan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Beberapa data yang terkumpul kemudian dijadikan indikator dalam beberapa kategori penghargaan hingga ditentukan perusahaan yang berhak memperoleh predikat Teropong CSR Award 2020. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global
-
Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi
-
Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan
-
125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!
-
Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya
-
Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!
-
Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?