Suara.com - Harga emas hari ini, Senin, 10 Agustus 2020 tidak banyak berubah dari harga kemarin, Sabtu (8/8). Terpantau hanya berselisih Rp 1000.
Berdasarkan situs resmi Logam Mulia Antam, Sabtu (8/8) lalu, harga emas batangan mencapai Rp 1.055.000 untuk ukuran 1 gram. Senin (10/8/2020) ini, harga emas dengan bobot yang sama dapat diperoleh dengan Rp 1.054.000.
Sementara untuk setengah gram sebelumnya dihargai Rp 557.500 kini menjadi Rp 557.000.
Adapun harga emas batangan di Logam Mulia adalah sebagai berikut:
- Emas batangan 0,5 gram Rp 557.000
- Emas batangan 1 gram Rp 1.054.000
- Emas batangan 2 gram Rp 2.048.000
- Emas batangan 3 gram Rp 3.047.000
- Emas batangan 5 gram Rp 5.050.000
- Emas batangan 10 gram Rp 10.035.000
- Emas batangan 25 gram Rp 24.962,.000
- Emas batangan 50 gram Rp 49.845.000
- Emas batangan 100 gram Rp 99.612.000
- Emas batangan 250 gram Rp 248.765.000
- Emas batangan 500 gram Rp 497.320.000
- Emas batangan 1000 gram Rp 994.600.000
Selain membeli emas di Logam Mulia Antam, emas juga tersedia di tempat lain, seperti Pegadaian. Berikut ini daftarnya.
Berdasarkan laman resmi Pegadaian, emas Antam dihargai Rp 589.000 untuk ukuran 0,5 gram atau Rp 1.105.000 untuk 1 gram. Sementara emas ukuran 2 gram dapat dibeli dengan harga Rp 2.198.000.
Harga emas hari ini di Pegadaian ukuran 0,5 gram:
- Emas Antam desain Retro Rp 528.000
- Emas Antam Batik Rp 648.000
- Emas UBS Rp 573.000
Harga emas hari ini di Pegadaian ukuran ukuran 1 gram:
- Emas Antam Retro Rp 1.056.000
- Emas Antam Batik Rp 1.243.000
- Emas UBS Rp 1.094.000
Sementara itu, harga emas Antam ukuran 100 gram dapat diperoleh dengan Rp 106.844.000 jika kalian membeli di Pegadaian.
Baca Juga: Harga Emas Batangan Sudah Naik 34 Persen Sepanjang Tahun Ini
Sementara emas UBS dengan bobot 100 gram dihargai Rp 105.806.000 dan untuk 1000 gram seharga Rp 1.035.131.000.
Jika Anda ingin menjual emas antam, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan penjualan emas (buyback). Menyadur dari situs resmi Logam Mulia Antam, selama kemasan masih ada dan tidak rusak, 1 gramnya akan dikenai harga Rp 953,000. Turun sebanyak Rp 1.000 dari hari kemarin.
Seluruh pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP. Hal ini sesuai dengan PMK No.34/PMK.10/2017. Jadi, setiap pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Untuk diketahui, harga emas batangan telah meningkat 34 persen tahun ini di tengah melonjaknya kasus COVID-19. Gejolak ekonomi global akibat pandemi mendorong langkah-langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Harga logam berharga lain seperti perak turun 3 persen menjadi 28,07 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak Februari 2013 di 29,84 dolar AS. Ini telah naik 15,5 persen sejauh minggu ini.
Platinum turun 4,1 persen menjadi 957,36 dolar AS. Sementara paladium turun 2,9 persen menjadi 2.156,97 dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?