Bisnis / Keuangan
Rabu, 09 September 2020 | 08:35 WIB
Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah kembali merosot, setelah salah satu produsen terbesar dunia Arab Saudi memangkas harga jualnya dan terus meningkatnya kasus positif baru virus corona atau Covid-19.

Mengutip Bloomberg, Rabu (9/9/2020) minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika, ditutup turun 3,01 dolar AS atau 7,6 persen menjadi 36,76 per barel, setelah sebelumnya mencapai posisi terendah yang tidak terlihat sejak 15 Juni.

Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah berjangka Brent, juga ikutan anjlok 2,23 dolar AS atau 5,3 persen menjadi 39,78 dolar AS per barel.

Awal pekan ini, minyak mentah merosot setelah Aramco memangkas harga jual resmi periode Oktober untuk minyak Arab Light, sebuah tanda melemahnya permintaan.

Sementara itu, infeksi virus corona yang meningkat di India, Inggris Raya, Spanyol dan beberapa bagian Amerika Serikat, di mana tingkat infeksi tidak terkendali selama beberapa bulan.

Lonjakan penyakit itu dapat melemahkan pemulihan ekonomi global dan menekan permintaan bahan bakar.

Namun, minyak pulih dari posisi terendah berkat rekor pemotongan pasokan oleh Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC Plus. Produsen itu akan bertemu pada 17 September untuk meninjau pemotongan tersebut.

Load More