Kartu COMMUTERPAY merupakan Kartu Co-Branding e-Money antara Bank Mandiri dan KAI untuk menghadirkan kartu yang dapat digunakan untuk transaksi antarmoda transportasi serta untuk kebutuhan berbelanja. Sinergi untuk menghadirkan Kartu COMMUTERPAY telah diresmikan pada 18 Agustus 2020 lalu.
“Kehadiran kartu COMMUTERPAY ini akan memberikan kemudahan para pengguna KRL sehingga tidak perlu mengantre untuk membeli Tiket Harian Berjaminan di Loket,” ujar Maqin.
Pembayaran dengan cashless seperti ini juga akan memperkecil risiko penularan Covid-19 pada transportasi KRL karena meminimalisasi adanya kontak langsung dengan petugas.
Untuk kemudahan pelanggan, akan ditempatkan Vending Machine di beberapa Stasiun KRL yang dapat digunakan untuk melakukan pembelian dan top up kartu emoney dan kartu COMMUTERPAY. Selain itu akan ditempatkan juga Mesin Cek & Update Saldo e-Money di beberapa stasiun.
Hal tersebut untuk semakin memberikan kemudahan bagi pengguna KRL yang ingin melakukan pengecekan, sekaligus memastikan ketersediaan saldo kartu e-Money atau COMMUTERPAY sebelum memasuki gate KRL. Sehingga pengguna tidak perlu khawatir kartu akan gagal tapping karena saldo tidak tersedia.
Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengatakan, dukungan Bank Mandiri terhadap KAI merupakan kolaborasi bersama dalam menguatkan layanan digital di sektor transportasi. Tujuannya agar masyarakat dapat semakin mudah dan nyaman dalam memanfaatkan jasa transportasi, terutama kereta api.
“Kolaborasi KAI dan Bank Mandiri juga berupa penyediaan alternatif pembayaran baru untuk pembelian tiket KA di aplikasi KAI Access menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Pembayaran dengan metode QRIS di KAI Access bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kepraktisan, karena QRIS tersebut dapat digunakan di seluruh aplikasi dompet digital yang sudah menerapkan QRIS di aplikasinya,” ujar Aquarius.
Untuk menggunakan QRIS, pada tahap pembayaran pelanggan cukup memilih metode pembayaran QRIS kemudian klik download QRIS untuk menyimpan gambar QRIS-nya. Selanjutnya pada aplikasi dompet digital Anda, lakukan pembayaran dengan meng-upload gambar QRIS yang sudah di-download sebelumnya, transaksi pun selesai.
“Dengan adanya kemudahan pembayaran menggunakan QRIS ini, diharapkan dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum,” kata Aquarius.
Baca Juga: PT KAI Raih Sertifikat ISO 37001:2016 Anti Penyuapan
Maqin menambahkan, masyarakat juga bisa menikmati Program Promo Cashback 30% bagi pengguna LinkAja yang melakukan pembelian tiket KA Lokal dengan metode pembayaran QRIS dan LinkAja di aplikasi KAI Access. Program promo tersebut berlaku mulai tanggal 25 sampai dengan 30 September 2020 dengan kuota sebanyak 2.000 pembelian pertama per hari, dengan nilai cashback LinkAja maksimal Rp 3.000.
“Kolaborasi KAI dan Bank Mandiri ini untuk meningkatkan fitur layanan pembayaran digital tiket kereta api. Semoga dengan hadirnya layanan terbaru ini akan semakin mempermudah pelanggan serta memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan,” tutup Maqin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa