Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Selasa (6/10/2020) dibuka positif di jalur hijau, IHSG menguat ke level 5.004 setelah pemerintah dan DPR mengesahkan UU Omnibus Law Cipta Kerja.
Melansir data RTI, IHSG diawal pra perdagangan meroket 45 poin ke level 5.004 atau menguat 0,92 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, IHSG makin menjulang tinggi ke level 5.019 atau menguat 60 poin atau setara 1,23 persen.
Begitu juga dengan indeks LQ45 yang naik 11 poin atau menguat 1,57 persen menuju level 766. Sebanyak 193 saham menguat, 29 saham melemah dan 92 saham belum ditransaksikan.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, membaiknya kondisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari infeksi virus corona atau Covid-19 disambut meriah dan gegap gempita oleh investor di Wall Street, disamping ekspektasi disepakatinya paket stimulus AS membuat Indeks Dow Jones naik lebih dari 1 persen.
Selain itu harga beberapa komoditas seperti emas, minyak hingga batubara menambah sentimen positif pergerakan IHSG sepanjang hari ini.
"Kombinasi penguatan cukup tajam DJIA dan beberapa harga komoditas serta disetujuinya Omnibus Law berpotensi menjadi sentimen positif pendorong IHSG kembali menguat Selasa ini," kata Edwin dalam analisanya.
Dirinya pun memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak pada rentang 4.910 hingga 4.993.
"Adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah GGRM, BBRI, BRPT, BBNI, BSDE, PRDA, MYOR, MIKA, INAF, JPFA," pungkasnya.
Baca Juga: Pernyataan Anies soal PSBB Membakar Rp 300 Triliun Uang di Pasar Modal
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik
-
ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham
-
Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK
-
Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout
-
Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?
-
Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara
-
Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?