Suara.com - Setelah tanam perdana Demonstration Plot (Demplot) komoditas padi di Desa Hotabohu Limboto Barat Kabupaten Gorontalo, Pupuk Kaltim menggelar program serupa untuk komoditas jagung di Kelurahan Libuo Paguat, Kabupaten Pohuwato Gorontalo, di atas lahan seluas 1,5 hektare.
Penanaman perdana dilaksanakan Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, bersama Wakil Ketua DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan Rachmat Gobel, pada akhir pekan lalu.
Dijelaskan Rahmad Pribadi, pelaksanaan demplot sebagai upaya mendorong produktivitas pertanian di Pohuwato, utamanya jagung sebagai komoditas andalan daerah bagian barat Gorontalo ini, sehingga peningkatan hasil produksi turut berdampak pada kesejahteraan petani setempat.
“Tak hanya pengelolaan lahan pertanian dan pemilihan bibit yang baik, pendampingan demplot juga mengedukasi petani untuk pola pemupukan berimbang menggunakan produk Pupuk Kaltim,” kata Rahmad Pribadi, Senin (12/10/2020).
Pelaksanaan demplot di Pohuwato merupakan perluasan area percontohan pemupukan berimbang, yang telah dilaksanakan Pupuk Kaltim di berbagai wilayah distribusi Perusahaan dan terbukti mampu meningkatkan hasil pertanian mencapai 30-50% dari biasanya.
“Ini tantangan bagi Pupuk Kaltim untuk turut mendorong produktivitas jagung Pohuwato melalui pola pemupukan berimbang, sehingga petani bisa lebih sejahtera dan ketahanan pangan terjaga,” tambah Rahmad Pribadi.
Pada kempatan itu Pupuk Kaltim juga turut menyalurkan bantuan 1 ton NPK Pelangi untuk membantu petani Pohowato dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian di luar program Demplot, sehingga petani bisa mengetahui langsung keunggulan produk non subsidi Pupuk Kaltim.
“Demplot juga menggunakan pupuk NPK Pelangi, peningkatan hasilnya nanti bisa dibuktikan langsung, dibanding hanya menggunakan pupuk bersubsidi seperti sebelumnya,” ujar Rahmad Pribadi.
Begitu juga dengan Rachmat Gobel, yang optimis hasil pertanian jagung Pohuwato mampu meningkat secara signifikan melalui pendampingan demplot Pupuk Kaltim, melihat produktivitas pertanian di berbagai wilayah yang telah melaksanakan program ini menampakkan hasil maksimal, dengan jumlah produksi meningkat signifikan dari sebelumnya.
Baca Juga: Jokowi: Pertanian Penyumbang Tertinggi Ekonomi di Tengah Pandemi
Dirinya menekankan agar petani Pohuwato turut berkomitmen memanfaatkan demplot Pupuk Kaltim untuk menimba pengetahuan, terkait pemupukan berimbang sekaligus tata kelola pertanian yang optimal.
Apalagi Pohuwato merupakan salah satu sentra komoditas jagung di Gorontalo, yang diharap bisa meningkat seiring berkembangnya pengetahuan petani dalam pemupukan dan pengelolaan lahan.
“Program dari Pupuk Kaltim bisa menjadi model pertanian produktif untuk kita perluas ke wilayah lainnya di Gorontalo,” tutur Rachmat Gobel.
Di samping itu, program lain seperti Agro Solution yang juga digagas Pupuk Kaltim sebagai solusi pertanian melalui sinergi BUMN dan stakeholders terkait, juga bisa dimanfaatkan dalam mendorong produktivitas pertanian di Pohuwato.
Petani akan mendapat berbagai fasilitas mulai dari permodalan untuk pembelian bibit, kemudahan mendapatkan pupuk dengan kredit bunga ringan dari perbankan BUMN, jaminan asuransi untuk antisipasi gagal panen, serta pembelian hasil panen oleh offtakaker yang ditunjuk, dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga pasar.
Jika seluruh potensi yang digagas Pupuk Kaltim mampu diterapkan dan dilaksanakan optimal petani, Rachmat Gobel optimis provinsi Gorontalo mampu menjadi satu dari 5 daerah paling makmur dan produktif di Indonesia.
“Cita-cita Gorontalo sebagai salah satu provinsi paling produktif dan makmur di Indonesia, hanya bisa kita capai dengan kerjasama dan komitmen seluruh lapisan masyarakat. Termasuk petani yang kini dibantu Pupuk Kaltim untuk meningkatkan produktivitasnya,” pungkas Rachmat Gobel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara
-
Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I
-
BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
-
Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah