- Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan tidak ada pembatasan operasional ritel modern di wilayah pedesaan.
- Koperasi Desa Merah Putih akan diperkuat dengan fasilitas pendukung agar mampu bersaing sehat.
- Fasilitas Koperasi Desa meliputi agen sembako, penyaluran LPG, dan penyimpanan pangan seperti cold storage.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan pemerintah tidak akan membatasi keberadaan ritel modern di wilayah desa, khususnya di daerah yang sudah memiliki Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Zulkifli Hasan menegaskan kehadiran koperasi desa tidak dimaksudkan untuk menyingkirkan atau membatasi operasional ritel modern di tingkat desa.
“Enggak, enggak (ada pembatasan ritel modern di desa),” kata Zulhas di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Menurut dia, koperasi desa justru akan didorong untuk berkembang melalui penguatan fasilitas dan layanan sehingga mampu bersaing secara sehat dengan pelaku usaha lainnya.
Ia menjelaskan Koperasi Desa Merah Putih nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Fasilitas tersebut antara lain meliputi agen sembako, penyaluran gas LPG, hingga penyimpanan pangan seperti cold storage.
Selain itu, koperasi desa juga akan memiliki berbagai fungsi ekonomi lain yang mendukung aktivitas masyarakat setempat.
“Koperasi akan dilengkapi oleh apa cold storage, kemudian juga agen sembako, elpiji, ada kliniknya,” ujar dia.
Zulhas menilai keberadaan fasilitas tersebut akan membuat koperasi desa memiliki daya saing yang kuat di tingkat lokal.
Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap keberlangsungan koperasi desa meskipun ritel modern tetap beroperasi.
Baca Juga: Bukan Dibatasi, Alfamart dan Indomaret Diminta Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih
“Jadi saudara-saudara saya tidak usah khawatir, koperasi nggak usah khawatir kalah bersaing dengan apa tadi mart-mart itu, menurut saya nggak usah khawatir ya, asal ini bisa kita jalankan dengan baik,” pungkas dia.
Berita Terkait
-
Pangkas Rantai Distribusi, Zulhas Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Salurkan Bansos
-
Menko Zulhas: Konflik Iran-AS-Israel Tak Bakal Goyang Pasokan Pangan RI
-
Kebut Proyek 32.000 Kopdes Merah Putih, Zulhas: Gubernur dan Bupati Belikan Lahan
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Jalankan Instruksi Zulhas, Fraksi PAN DPR Gelar Aksi Sosial Selama Ramadan
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun
-
Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan
-
Fasilitas Motor Listrik hingga Dana Insentif Rp6 Juta MBG Mau Dihilangkan?
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
-
IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik
-
Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang