Suara.com - Pandemi virus Covid-19 atau virus corona mengharuskan siapa saja untuk beraktifitas di rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Alih-alih memutus mata rantai penyebaran corona, beraktifitas di rumah ternyata bisa menimbulkan kebosanan jika dilakukan terlalu lama.
Untuk menunjang aktifitas di rumah tanpa menimbulkan rasa bosan, pemilihan warna cat menjadi salah satu cara supaya kita tetap betah berada di rumah.
"Selama masa kekacauan, rumah kita menjadi lebih penting. Kita rindu dengan rasa aman dan terjamin. Warna dapat membantu kita mencapainya, dengan mengembangkan suasana yang terkelola, saat kebutuhan kita berubah dari hari ke hari. Kombinasi warna yang indah dan tak lekang oleh waktu, menciptakan rumah dan lingkungan yang benar-benar bergaya yang mencerminkan identitas kita dan membuat rasa nyaman untuk tempat berlindung," kata Lisbeth Larsen selaku Global Colour Manager Jotun dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).
Berangkat dari hal itu, Jotun meluncurkan Rediscover, koleksi warna terbaru yang dikembangkan lengkap dengan warna abadi yang dipilih dengan cermat dari aneka arsip perusahaan.
Didesain untuk dipadupadankan, 29 warna ini dapat digunakan dalam kombinasi yang tak terhitung jumlahnya untuk menciptakan interior abad ke-21 yang rileks, memberi energi, dan menginspirasi.
Didirikan pada tahun 1926 di Sandefjord, Norwegia Tenggara, Jotun adalah salah satu perusahaan cat terbesar di dunia, dapat ditemukan di setiap dinding interior dan outdoor di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.
Dengan tradisi turun temurun dalam riset terobosan dan inovasi warna, Jotun terkenal dengan estetika cat dekoratif dan perlindungan serta daya tahan lapisan serbuk yang ditawarkan.
Jotun telah menciptakan warna selama hampir 60 tahun dan kini koleksinya memiliki ribuan warna. Secara tradisional, kartu warna tahunan akan menampilkan rona warna Jotun yang baru untuk rumah, tetapi tahun ini, kartu warna Jotun memeragakan bagaimana sekelompok warna baru tertentu dapat dikombinasikan dengan rona yang dikembangkan selama enam dekade terakhir.
Baca Juga: Ahli Sarankan Cat Rumah dengan Warna Cerah, Ada Manfaat Psikologisnya!
"Rona yang disebut sebagai inspirasi abadi untuk menuturkan kisah baru di rumah kita," ucap Lisbeth Larsen.
Kartu warna Rediscover ini menyajikan 29 warna pilihan dibuat untuk tahun 2021 dalam empat palet warna, empat kisah warna berbeda dan menghidupkannya dengan citra inspiratif oleh Line Thit Klein.
Menampilkan warna-warna yang akan digunakan dalam berbagai pengaturan interior, melalui penataan kreatif studio Oslo Kraakvik & D'Orazio, yang 4 pilihan palet kisah warnanya antara lain, nuansa hangat alam pedesaan yang palet warna nya terinspirasi bumi, nuansa warna netral dan lembut, nuansa warna biru yang luas dan tahan lama, dan nuansa warna pastel.
"Rediscover adalah jawaban kami terhadap zaman sekarang, dan dengan senang hati kami mempersembahkan empat kisah warna kami, masing-masing mempunyai keunikan sendiri-sendiri, tetapi semuanya memberikan kemantapan rasa dan estetika kontemporer yang dibentuk oleh perpaduan masa lalu dan masa kini," tutur Lisbeth.
Desain Warna oleh Jotun akan diluncurkan di Jakarta pada 20 Oktober 2020, dan akan dirilis di seluruh Eropa, Timur Tengah, Asia Tenggara, dan China selama empat bulan berikutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru