Suara.com - Jajaran Direksi dan Komisaris PT Food Station Tjipinang Jaya menggelar kunjungan kerja ke lahan milik PT Sang Hyang Seri (SHS) untuk menggelar panen bersama di lahan 1100 hektar di Sukamandi, Jawa Barat.
Kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatangan kerjasama yang telah dilakukan antara Food Station dengan PT SHS pada 8 Oktober 2020 lalu.
Dengan kerjasama ini, Food Station akan menjadi offtaker dari hasil panen di lahan seluas 1100 hektar tersebut.
“Kegiatan panen bersama ini adalah tindak lanjut dari kerjasama yang dijalin antara Food Station pada 8 Oktober 2020 lalu. Selain itu, kerjasama ini merupakan wujud nyata sinergi antara BUMD dan BUMN untuk mewujudkan ketahanan pangan Jakarta,” ujar Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2020).
Kegiatan panen bersama ini, dihadiri oleh jajaran direksi dan Komisaris Food Station. Direksi yang hadir antara lain Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi, Direktur Keuangan dan Umum Thomas Hadinata dan Direktur Operasional Frans M Tambunan. Adapun Komisaris yang hadir yakni Komisaris Utama Sudirman Said dan Mayjen TNI (Pur) Abdul Rahman Kadir.
Hadir pula Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa dan SDA, Kemenko Perekonomian, Raden Edi Prio Pambudi, Asisten Deputi Agribisnis Kemenko Perekonomian RI, Yuli Sri Wilanti, Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Jakarta Luctor E Tapiheru, perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini banyak berkordinasi dan bekerjasama dengan Food Station seperti Badan Pembinaan BUMD Jakarta, Biro Perekonomian, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian, Dinas UMKM, pedagang Pasar Induk Beras Cipinang serta mitra makloon Food Station.
Arief menjelaskan, melalui kerjasama ini, Food Station akan mendapatkan pasokan 20 ribu ton GKP sampai dengan akhir tahun 2020 dengan estimasi produktifitas per hektarnya rata-rata 6 ton.
“Kerjasama ini adalah langkah awal, karena kedepan kami akan tingkatkan lagi dengan pola kerjasama contract farming agar kami bisa meminta PT SHS untuk menanam varietas padi tertentu di lahan yang dikerjasamakan,” jelas Arief.
Menurut Arief, selain pengembangan kerjasama melalui pola contract farming, Food Station juga ingin lahan yang dikerjasamakan diperluas lagi dari 1100 hektar menjadi 3200 hektar.
Baca Juga: Wujudkan Ketahanan Pangan, BUMDes Guwosari Kembangkan Lahan Pertanian Alami
“1100 hektar masih terlalu kecil, karena PIBC sendiri perdagangan berasnya mencapai 2500 ton per hari dan Food Station sendiri punya market yang luas mulai dari modern channel, program-program pemerintah mulai dari pemerintah daerah seperti program pangan murah KJP, Beras untuk ASN hingga BPNT dari Kementerian Sosial hingga program safetty nett lainnya,” ungkap Arief.
Arief menambahkan kerjasama ini adalah wujud nyata dari penerapan prinsip triple helix, karena ada sinergi antara akademisi yakni Prof Andreas (AB2TI) yang menanam benih padi IF 8 dan 16 yang memiliki produktifitas tinggi dan sedang diujicobakan di lahan SHS, pebisnis (pedagang di PIBC dan Food Station) kemudian juga pemerintah hingga otoritas moneter.
Yang juga tak boleh dilupakan, kerjasama ini lanjut Arief sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengamankan pasokan dan harga pangan di Jakarta jelang akhir tahun dengan cara mencari pasokan dari gabungan kelompok tani (gapoktan) yang ada di daerah sentra produksi. Dengan demikian terjadi pemberdayaan kepada petani yang ada di daerah.
Direktur Utama PT SHS Karyawan Gunarso mengatakan kerjasama dengan Food Station ini kerjasama yang sangat strategi antara kedua belah pihak.
Pasalnya lahan yang dikerjasamakan ini dikerjakan oleh 2000 petani ini adalah lahan persawahan irigasi teknis hingga tersier sehingga jaminan atas ketersediaan air menjadi tidak masalah.
“Ini potensi yang luar biasa karena saat ini cukup sulit mencari hamparan persawahan luas dan produktif dengan irigasi teknis yang dimiliki oleh satu entitas perusahaan,” ujarnya Gunarso.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
IBOS EXPO 2026 Siap Digelar Awal Tahun, Buka Peluang Bisnis dan Dorong Pertumbuhan Wirausaha
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
-
RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
-
Bahlil: Hanya Prabowo dan Soeharto Presiden yang Resmikan Kilang Minyak