Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, acara lomba debat APBN yang melibatkan perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia, adalah salah satu cara yang baik dan positif untuk lebih mengenalkan sekaligus memberikan edukasi.
Ia mengatakan, ajang itu bisa digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), serta pengelolaan kebijakan pemerintah di bidang keuangan negara.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi juri dalam acara “Debat Hebat APBN: Kolaborasi Membangun Negeri” yang diselenggarakan secara virtual pada Senin (26/10/2020).
“Para peserta ini yang sudah mengikuti lomba debat ini merupakan sedikit elit dari para mahasiswa yang begitu banyak, yang kemudian akan menjadi generasi penerus untuk bisa terus memahami bahwa ternyata membuat policy itu ada banyak dimensi yang harus dipertimbangkan,” jelas Sri Mulyani.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, pelaksanaan dan cara sosialisasi APBN dalam bentuk yang lebih kreatif kepada masyarakat menjadi sangat penting.
Hal tersebut dikarenakan saat ini perkembangan teknologi dan informasi sudah sangat berkembang pesat.
Sri Mulyani menambahkan, informasi yang ada di masyarakat terkadang muncul hanya sepotong-sepotong dan tidak menyajikan data secara lebih holistik.
Maka dari itu kata dia, pemerintah harus lebih kreatif dalam mengembangkan inovasi dalam melakukan edukasi kepada masyarakat.
Acara Debat Hebat APBN kali ini diharapkan bisa menjadi salah satu cara kreatif pemerintah dalam memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat khususnya tentang pengelolaan keuangan negara.
Baca Juga: Dulu, Sri Mulyani Ngaku Tak Bisa Bedakan Mana Uang Negara dan Duit Pribadi
Dirinya mengatakan bahwa acara ini merupakan ajang bagi para peserta dan mahasiswa untuk lebih memahami dan mempunyai kepedulian yang lebih tinggi terhadap APBN.
Dia juga berharap bahwa melalui acara ini, para mahasiswa bisa memberikan saran dan masukan yang konstruktif yang baik terhadap pemerintah.
“Ini adalah cara training untuk Anda generasi muda untuk bisa mulai peduli, memahami, dan yang paling penting merasa memiliki bahwa APBN ini adalah uang kita. Anda nanti adalah generasi penerus dan saya berharap Anda akan menjadi salah satu generasi muda yang bisa berdebat secara baik,” tegas Menkeu.
Dirinya pun berpesan kepada para mahasiswa peserta acara ini untuk terus tekun belajar dan mengikuti perkembangan APBN. Terakhir dia juga berharap agar mereka bisa menjadi duta keuangan negara serta menjadi obor yang menerangi dan memancarkan hal-hal yang positif dimanapun nanti mereka berada.
Berita Terkait
-
Dulu, Sri Mulyani Ngaku Tak Bisa Bedakan Mana Uang Negara dan Duit Pribadi
-
Utang Segunung, Sri Mulyani Sebut Mayoritas Pinjaman dari Dalam Negeri
-
Sri Mulyani Ungkap Borok Kemenkeu Masa Lalu: Dulu Banyak Calo Anggaran
-
Deflasi Berkepanjangan Sebabkan Indonesia Alami Resesi Pada Kuartal III
-
Satu Tahun Jokowi, Kemenkeu di Bawah Sri Mulyani Sudah Ngapain Saja?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun