Suara.com - Paramount Land telah menjual habis unit Pisa Grande tahap 2 di Paramount Gading Serpong sebanyak 141 unit dengan nilai Rp 250 miliar.
Adapun penjualan Pisa Grande tahap 2 ini dilakukan secara online (daring) pada Minggu, 15 November 2020.
Associate Director Paramount Land, M Nawawi mengatakan, ada hal menarik terjadi di era new normal, yaitu adanya pergerakan bisnis yang berubah di mana ruang usaha atau bisnis tidak lagi memerlukan ukuran besar karena menyesuaikan kondisi saat ini.
Segala kegiatan usaha dan aktivitas kini dapat dilakukan secara online, dengan konsep dan ukuran yang compact, namun dapat menampung segala kebutuhan usaha.
"Melihat tingginya minat masyarakat terhadap produk komersial Pisa Grande tahap 1 yang sukses diserap pasar, kami kembali menghadirkan ‘Pisa Grande’ tahap 2," ujar Nawawi dalam keterangannya, Rabu (18/11/2020).
Nawawi menuturkan, Pisa Grande dilengkapi dengan fasilitas dan fitur penunjang kebutuhan berbisnis, Pisa Grande tahap 2 diluncurkan sebanyak 141 unit, dan ditawarkan dengan harga menarik mulai Rp 1,23 Miliaran (sudah termasuk PPN) per unit.
Sama halnya di Pisa Grande tahap 1, kawasan komersial Pisa Grande tahap 2 akan diramaikan dan didukung oleh anchor tenant yang sudah terkenal, di antaranya, ‘Donburi Ichiya’ Japanese Rice Bowl, Doughnut and Cakery, modern carwash dan Convenience Store (Alfamart) yang akan segera dibuka sebelum serah terima unit.
Sebelum mengikuti penjualan perdana, setiap calon konsumen mendaftarkan diri dan melakukan proses booking. Pada penjualan ini, antusias calon konsumen sangat tinggi, bahkan melebihi kuota.
Dan pada hari Sabtu, 14 November 2020 dilakukan pengundian urutan pembelian untuk menjaga ketertiban pada saat penjualan secara virtual yang dilakukan pada tanggal 15 November 2020.
Baca Juga: Genjot KPR, Bank BTN Gandeng Agen-agen Properti
"Kami sangat berterima kasih atas antusiasme konsumen yang sangat besar terhadap Pisa Grande (tahap 1 dan 2), hingga hari ini mendapatkan pencapaian yang sangat baik," imbuhnya.
Sebagai informasi, Pisa Grande merupakan business center baru di Gading Serpong yang dikembangkan di kawasan Il Lago.
Berada tepat di jalan utama yang menghubungkan Gading Serpong dan BSD City.
Pisa Grande dirancang dengan konsep mixed use serta multi akses (dapat dijangkau dari berbagai arah), tepat untuk berbagai peluang usaha (café, bakery, florist, restoran, creative space, apotek, dan lainnya).
Bangunan komersial ini juga dilengkapi oleh fitur penunjang kegiatan usaha, seperti solar panel (untuk menghemat energi listrik) dan high speed internet access.
Pisa Grande tahap 2 memiliki 2 pilihan, yaitu bangunan tiga lantai (ukuran denah 5,5 x 11 m dan 6,5 x 11 m) dan bangunan dua lantai (denah lebar 4,5 m dengan panjang bervariasi mulai 9-12 m).
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?