Suara.com - Saham PT. Media Nusantara Citra Tbk. melejit pada perdagangan Selasa (24/11/2020). Bahkan tembus level Rp1.000 per lembar saham.
Berdasarkan data RTI, pergerakan saham MNCN naik 5,58 persen di level Rp 1.040 per lembar saham.
Selain itu, saham anak usaha MNCN, Saham PT. Global Mediacom Tbk. melaju 7,69 persen menjadi Rp280 per lembar saham.
Selanjutnya, saham PT. MNC Vision Network Tbk. naik 1,32 persen ke Rp308 per lembar saham. Kemudian, saham PT. MNC Studios International Tbk. juga naik 1,35 persen di level Rp 300 per lembar saham.
Direktur MSIN Titan Hermawan mengatakan kenaikan saham MNCN dan anak usahanya tak lepas dari kinerja perseroan di sektor pertelevisian.
Berdasarkan data Nielsen Senin, 23 November 2020, 4 televisi MNCN yang menginduk ke PT. Global Mediacom Tbk. ini mencatatkan total audience share yang luar biasa saat prime time (18.00-22.30), yaitu 46,5 persen di Upper Middle.
"Ini merupakan kerja keras, kekompakan MNC Pictures, tim RCTI dan MNCTV yang membuahkan hasil yang baik. Perolehan rating dan audience share yang sangat signifikan adalah buktinya. Ke depan, kami masih menyiapkan beberapa karya sinetron yang menarik bagi pemirsa," ujar Titan, Selasa (24/11/2020).
Adapun rincian data tersebut, yaitu RCTI mendapatkan rating tertinggi dengan audience share 30,8 persen.
Sementara tempat kedua diduduki SCTV yang pada dengan audience share 17 persen
Kemudian, diikuti oleh MNC TV, GTV dengan masing audience share sebesar 9,7 persen, 4,7 persen.
Tag
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?