Suara.com - Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan donasi 1.000 Al-Quran. Donasi ini dibagikan ke berbagai daerah di Indonesia di Jabodetabek, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah.
Penerima bantuan 1.000 Al-Quran pun beragam, mulai dari mustahik binaan Baznas, panti sosial, panti asuhan, pondok pesantren, mushala, masjid hingga sekolah.
Penyerahan donasi digelar secara simbolis yang dilakukan oleh Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi kepada Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik melalui media online, Jakarta, Rabu (25/11/2020).
Irfan mengatakan, tidak semua lapisan masyarakat muslim memiliki sumber finansial yang cukup untuk mendapatkan Al-Quran. Ia mengapresiasi bantuan JNE yang membagikan bantuan Al-Qur’an ke titik-titik yang membutuhkan.
“Al-Quran menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia, terutama umat muslim, yang mana perannya sebagai sumber petunjuk dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada JNE melibatkan Baznas dalam langkah mulia ini, dengan memberikan bantuan Al-Quran kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya dalam sambutan.
Irfan menambahkan, bantuan ini akan diintegrasikan dengan beberapa program di Baznas yang telah berjalan, yang mana dalam beberapa program termuat aspek dakwah untuk peningkatan sisi religius dari mustahik.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas keimanan di masyarakat. Baznas siap menjadi salah satu instrumen dalam membangun masyarakat, khususnya mustahik dengan mengintegrasikan aspek dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan secara komprehensif,” tuturnya.
Mohamad Feriadi mengatakan, penyerahan 1.000 Al Quran ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun JNE pada 26 November 2020.
"Bantuan ini juga sesuai dengan tagline 'Bahagia Bersama' dan filosofi logo Hari Ulang Tahun ini dengan tiga telapak anak yatim sebagai simbol menyantuni, memberi dan menyayangi," katanya.
Baca Juga: Dompet Dhuafa dan Baznas Apresiasi Para Pendidik di Hari Guru Nasional
Kolaborasi JNE bersama Baznas ini juga merupakan kegiatan kerjasama lanjutan, yang mana sebelumnya pada Desember 2019, JNE juga menggandeng Baznas memberikan donasi 1.000 pasang sepatu untuk para pelajar korban bencana Gempa di Palu, dan anak-anak kurang beruntung lainnya dari sisi ekonomi di daerah Jabodetabek.
Berita Terkait
-
Pilkada Purbalingga, Ini Tanggapan Paslon Soal Korupsi
-
Ganjar Beri Penghargaan pada Siswa dan Guru Berprestasi
-
Dompet Dhuafa dan Baznas Apresiasi Para Pendidik di Hari Guru Nasional
-
Kasus Positif Covid-19 Hari Ini Jateng Tertinggi, Ini Penjelasan Ganjar
-
Soal Sekolah Tatap Muka 2021, Ganjar Tekankan SOP Protokol Kesehatan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari