Suara.com - PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II meminta calon penumpang untuk memanfaatkan layanan pre-order service rapid antigen. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerumunan saat berada di Bandara.
"Pre-order service adalah solusi yang mengkolaborasikan digitalisasi dengan layanan offline untuk memberikan jaminan jadwal tes Covid-19 yang lebih terencana di bandara sehingga layanan Airport Health Center semakin meningkat," ujar Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Jumat (25/12/2020).
Awaluddin mengungkapkan, jumlah calon penumpang pesawat yang melakukan tes Covid-19 di Airport Health Center Bandara Soekarno-Hatta mencapai 10.151 orang atau yang tertinggi selama ini.
Dari jumah itu, sebanyak 1.281 orang melakukan tes melalui pre-order service (pemesanan jadwal terlebih dahulu), lalu 457 orang drive thru service (tes tanpa turun kendaraan) dan 8.414 orang walk in service (datang langsung ke lokasi tes).
"Dengan pre-order service ini calon penumpang pesawat dapat memilih jadwal tes yang terbaik dengan mempertimbangkan jadwal keberangkatan," imbuh Awaluddin.
Selain fungsi control, pre-order service ini dapat memberikan kepastian (certainty) jadwal pelaksanana tes yang kemudian secara langsung berdampak pada meningkatnya kenyamanan (convenient) calon penumpang pesawat dalam melakukan tes COVID-19.
Keunggulan pre-order service juga diakui calon penumpang pesawat, dapat dilihat dari jumlah orang yang memilih layanan ini meningkat setiap harinya.
Pada 22 Desember atau sehari setelah layanan ini diluncurkan, jumlah yang memilih pre-oder service sekitar 400 orang, lalu pada 23 Desember meningkat menjadi sekitar 700 orang, dan pada 24 Desember sudah tembus di atas 1.000 orang.
"Tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta sangat mudah sekali dengan pre-order service. Pesan jadwal terlebih dahulu, lalu datang sesuai jadwal yang sudah dipesan. Aplikasi travelation akan mendistribusikan jadwal tes COVID-19 sehingga antrean bisa singkat di layanan pre-order ini," jelasnya.
Baca Juga: Razia Acak, Ratusan Rapid Antigen Disiapkan di Pintu Masuk Kota Malang
Adapun layanan yang lebih lengkap juga turut didukung dengan lokasi Airport Health Center yang semakin banyak di Bandara Soekarno-Hatta, terdapat di:
- Airport Health Center di T1 (Walk in service)
- Airport Health Center di T2 (Stasiun Skytrain – Walk in service)
- Airport Health Center di T2 (Terminal 2D – Pre-order service)
- Airport Health Center di T3 (SMMILE Center – Walk in service)
- Airport Health Center di T3 (area lounge umroh – Pre-order service)
- Drive Thru tes di lapangan parkir T3
- Drive Thru tes di lapangan parkir T2
- Drive Thru tes di lapangan parkir T1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!
-
Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar
-
Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?
-
Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen
-
Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini