Suara.com - Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pembangunan rusunawa yang kini tengah digencarkan di Gorontalo bertujuan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat. Hunian ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Kami siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jika ingin memanfaatkan rusunawa yang telah selesai dibangun oleh Kementerian PUPR. Masyarakat sangat membutuhkan hunian layak dan rusunawa di perkotaan adalah salah satu pilihan tempat tinggal yang layak,” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Khalawi menambahkan, PUPR telah membangun banyak rusunawa untuk MBR di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kota Gorontalo. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan hunian masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan.
Sementara itu, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali menjelaskan, Rusunawa MBR Kota Gorontalo dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan dan telah direvitalisasi sehingga telah memiliki fasilitas yang baik. Saat ini, rusunawa yang berlokasi di Jalan Uskap, Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo tersebut juga telah dihuni oleh masyarakat
Alwi menambahkan, pihaknya juga telah melaksanakan Serah Terima Pengelolaan dan Pemanfaatan terhadap Rusunawa MBR Kota Gorontalo kepada Pemerintah Kota Gorontalo sebagai penerima manfaat. Prosesi serah terima dilaksanakan pada pertengahan Desember 2020, dan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pengelolaan dan Pemanfaatan antara Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo dengan Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Gorontalo sebagai Wakil Pemerintah Kota Gorontalo.
“Rusunawa MBR Kota Gorontalo memiliki 90 unit setinggi empat lantai. Kami juga telah melengkapi setiap unit dengan meubulair berupa tempat tidur, meja kursi lemari serta ruangan mushala dan mini market. Kami harapm masyarakat bisa tinggal dengan nyaman di rusunawa ini dengan biaya sewa yang terjangkau,” katanya.
Sebagai informasi, pada tahun 2020 ini, SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo telah melaksanakan revitalisasi Rusunawa MBR Kota Gorontalo dengan anggaran sebesar Rp 1,74 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk melaksanakan kegiatan perawatan dan perbaikan pekerjaan arsitektur, mekanikal dan elektrikal serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan di setiap lantai dan bagian luar Rusunawa juga telah dilengkapi dengan kamera pengawas atau CCTV.
“Kami harap, Pemkot Gorontalo bisa segera membentuk tim pengelola Rusunawa yang baik untuk mengkoordinir penghuni. Kami juga meminta kepada penghuni rusunawa untuk dapat tinggal dan menjaga fasilitas-fasilitas yang ada dengan baik dan dapat berfungsi maksimal dalam jangka waktu yang lama,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid mengatakan, saat ini dengan jumlah penduduk di Kota Gorontalo tergolong tinggi sehingga membutuhkan program perumahan layak huni bagi masyarakat khususnya bagi kalangan MBR. Hal itu dikarenakan mereka memiliki keterbatasan kemampuan untuk membeli rumah layak.
Baca Juga: Menteri PUPR Yakin Vaksin Covid-19 Bisa Buat Industri Properti Bangkit Lagi
“Pemkot Gorontalo mengucapkan terimakasih kepada Kementerian PUPR yang telah mengupayakan bantuan Pembangunan Rusunawa bagi masyarakat. Selain itu dengan tinggal di Rusunawa ini masyarakat yang dulu tinggal di kawasan kumuh kini bisa menempati hunian yang nyaman, sehat dan layak huni,” katanya.
Berita Terkait
-
Perlu Tahu: 10 Teknologi Pengerasan Jalan yang Kamu Saksikan Sehari-hari
-
PUPR Minta Pengembang Ikut Bantu Program Pemulihan Ekonomi Nasional
-
Wujudkan Suksesnya Program Bedah Rumah, Ini Ujung Tombak Kementerian PUPR
-
Percepat Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Simak Berbagai Program Cash for Work
-
Menteri PUPR Sediakan Rusun Bagi Warga Bantaran Sungai yang Ingin Pindah
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak