Suara.com - Dalam pengerjaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dibantu para Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL). Mereka diharapkan bisa mendampingi masyarakat penerima bantuan BSPS, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembangunan, serta pendampingan dalam membangun hunian yang layak huni.
"Kami menerjunkan Tenaga Fasilitator Lapangan untuk mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan Program BSPS atau bedah rumah. Masyarakat bisa melakukan konsultasi ataupun bertanya pada TFL tentang proses pelaksanaan Program BSPS," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, saat memberikan sambutan pada acara Penghargaan Koordinator Fasilitator (Korfas) dan TFL Berkinerja Terbaik dan Pemenang Lomba Foto dan Video Program BSPS Tahun 2020 di Tangerang, Banten, Selasa (15/12/2020).
Ia menambahkan, pada dasarnya, TFL merupakan ujung tombak dari pelaksanaan Program BSPS di lapangan. Mereka bertugas melalui pendampingan dan membentuk kelompok masyarakat penerima bantuan, agar bisa berswadaya secara berkelompok melaksanakan pembangunan rumah yang layak huni.
"Tahun depan, kami pastikan Program BSPS akan dilanjutkan karena memang sangat dibutuhkan masyarakat. Dengan program ini, kami harap masyarakat bisa meningkatkan kualitas rumahnya menjadi lebih layak huni," katanya.
Kementerian PUPR, imbuh Khalawi, berharap, para TFL bisa berkinerja dengan baik karena mereka melayani masyarakat kurang mampu agar bisa membangun rumahnya. Namun demikian, pihaknya juga tidak akan segan mencopot TFL apabila mereka melakukan pelanggaran hukum, jika terbukti menyalahgunakan ataupun bermain dengan memotong anggaran bantuan yang telah disediakan pemerintah.
"Jika ada laporan TFL bermasalah, akan kami langsung copot. Jadi tolong bekerja baik dan jika ada kendala di lapangan tolong disampaikan ke pusat," harapnya.
Sebagai informasi, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR memiliki Program BSPS sebagai salah satu bagian dari Program Sejuta Rumah. Program ini menyalurkan bantuan pembangunan rumah untuk peningkatan kualitas rumah sebesar Rp 17,5 juta kepada masyarakat penerima bantuan.
Bantuan tersebut disalurkan PUPR melalui bank penyalur dana Program BSPS, yang kemudian disalurkan kepada masyarakat. Jumlah bantuan untuk peningkatan kualitas rumah adalah Rp 15 juta dalam bentuk bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.
Masyarakat penerima bantuan, nantinya didampingi TFL, yang akan membentuk kelompok bersama untuk melaksanakan pembangunan dan menunjuk toko banguna bersama sebagai pemasok bahan bangunan.
Baca Juga: Hari Bakti PUPR ke-75 Tahun, ASN Gorontalo Tanam Pohon Depan Rusun
"Kami mengucapkan terima kasih, karena berkat kinerja teman-teman TFL, program ini bisa selesai pada akhir tahun. Kami berharap ke depan, TFL bisa lebih berinovasi dengan mengajak masyarakat dalam mendesain rumah dan menambah penghijauan di lahan rumah masyarakat," katanya.
Berita Terkait
-
Percepat Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Simak Berbagai Program Cash for Work
-
KPK Sita Dokumen Usai Penggeledahan Terkait Kasus Korupsi Kota Banjar
-
Geledah Rumah Pejabat, KPK Sita Dokumen Kasus Korupsi Proyek PUPR di Banjar
-
Waskita Karya Tandatangani 2 Kontrak Sumber Daya Air di Banten
-
Menteri PUPR Sediakan Rusun Bagi Warga Bantaran Sungai yang Ingin Pindah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
OJK Restui Empat BPR di Priangan Timur Digabungkan, Apa Untungnya?
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus