Suara.com - Harga emas dunia menguat karena prospek kenaikan bantuan fiskal mendorong dolar AS ke level terendahnya dalam lebih dari dua tahun.
Mengutip CNBC, Kamis (31/12/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 1.890,61 dolar AS per ounce.
Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,6 persen menjadi 1.893,40 dolar AS per ounce.
Indeks Dolar AS menyentuh level terendah sejak April 2018 menyusul keputusan Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell untuk menunda pemungutan suara guna meningkatkan cek bantuan Covid-19 menjadi 2.000 dolar AS dari 600 dolar AS.
Saham Wall Street menguat di tengah harapan tambahan stimulus fiskal dan optimisme atas peluncuran vaksin, karena Inggris menjadi negara pertama yang menyetujui vaksin yang dikembangkan AstraZeneca dan Universitas Oxford.
Investor menunggu pemilihan umum di Georgia yang akan menentukan partai politik mana bakal mengendalikan Senat Amerika, dengan ekspektasi untuk lebih banyak stimulus di bawah Senat dan DPR yang dikendalikan Demokrat.
Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang kemungkinan disebabkan langkah-langkah stimulus yang besar.
Di antara logam mulia lainnya, perak melesat 1,1 persen menjadi 26,46 dolar AS per ounce, platinum melonjak 1,5 persen menjadi 1.065,26 dolar AS per ounce dan paladium melambung 1,9 persen menjadi 2.371,25 dolar AS per ounce.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Lagi Rp 2.000 Jadi Rp 965.000 per Gram
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%
-
DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang
-
CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia
-
DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?
-
Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun
-
Bahlil Ngebut Terapkan B50, Uji Coba Belum Tuntas
-
DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah
-
Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?
-
CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital
-
Cabai Tembus Rp78.850, Bawang dan Beras Ikut Naik, Tekanan Harga Pangan Makin Berat