Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk hadir memberikan dukungan bagi komunitas sekolah mengatasi berbagai kendala yang dihadapi dalam proses belajar jarak jauh (daring).
Solusi diberikan melalui webinar secara gratis untuk murid, orang tua murid dan guru di sekolah-sekolah yang telah menggunakan platform BRI Junio Smart.
Materi webinar berupa tips and trik belajar mengajar jarak jauh (daring) yang menyenangkan di era pandemi, baik dari psikolog maupun dari smart public figure.
Webinar BRI Junio Smart dihadiri oleh 2.075 peserta, yang diselenggarakan lima kali, mulai November hingga Desember 2020.
Webinar dibagi menjadi 2 topik yang disesuaikan dengan target kepesertaannya.
Pertama, Kupas Tuntas Tata Cara Mengajar Online yang Efektif Selama Masa Pandemi bagi orang tua dan guru.
Hadir sebagai pembicara, psikolog Analisa Widyaningrum, Vera Itabiliana, dan Saskhya Aulia Prima, yang memberikan materi seputar kiat dan motivasi mengajar yang efektif saat ini.
Kedua, Funtastic Learning, untuk siswa siswi dari sekolah yang telah menjadi nasabah BRI. Cinta laura, Tasya Kamila, dan El Rumi didaulat untuk memberikan tips dan trik cara belajar yang menyenangkan agar siswa lebih termotivasi dalam belajar serta belajar budaya menabung melalui Tabungan BRI Junio.
Puncak kegiatan dari rangkaian acara ini adalah webinar nasional dengan tema “Follow Your Dreams with Fun Learning” yang menggabungkan materi belajar yang menyenangkan dari para bintang tamu yang peduli pendidikan, serta peran elemen sekolah dan orangtua dalam mendukung kegiatan belajar anak.
“Kami berupaya membantu komunitas sekolah baik murid, orang tua murid maupun guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi dengan sajian materi yang menyenangkan dan memotivasi pelajar. Kami juga memberikan materi tentang Tabungan BRI Junio dan Junio Smart sebagai produk yang dimiliki oleh BRI untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan manajemen aktivitas sekolah serta budaya menabung dikalangan siswa,” ungkap Direktur Konsumer BRI, Handayani.
BRI juga menobatkan lima sekolah sebagai The Best JUNIO Smart, yakni SMA Taruna Nusantara Magelang, SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut, SD Islam Terpadu Al-Kahfi Jakarta, dan Yayasan Al-Madina.
Junio Smart adalah sistem manajemen belajar-mengajar yang diberikan secara gratis kepada sekolah yang telah membuka giro operasional sekolah di BRI dan mendaftarkan siswa-siswinya sebagai nasabah Tabungan BRI Junio.
Baca Juga: Optimisme BRI Menyongsong Tahun 2021
Tabungan ini memiliki disain buku tabungan dan kartu debet yang sesuai dengan karakter anak-anak, serta biaya administrasi yang ringan. Kelebihan lainnya, dapat ditingkatkan menjadi tabungan Junio Rencana dengan suku bunga tinggi, dilengkapi dengan asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan bebas premi.
Dengan demikian penggunaan Junio Smart tidak hanya mendukung kegiatan sekolah namun juga berkontribusi dalam menerapkan budaya menabung siswa dengan banyak manfaat.
Berita Terkait
-
Ini Cara BRI Rampungkan Realisasi Penyaluran Dana PEN dan Bansos 2020
-
Konsumsi dan Daya Beli Masyarakat Jadi Kunci Pertumbuhan Kredit Perbankan
-
Himbara Siap Sukseskan Penyaluran Bantuan Tunai di 514 Kota
-
Masuk UGD dan Jalani Operasi, Dosen Ini Tetap Mengajar Kelas Online
-
Pencairan BPUM di BRI Dapat Dilakukan Hingga Januari 2021
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari