Suara.com - Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan P Roeslani mengatakan, rencana vaksinasi mandiri yang digagas pengusaha telah diwacanakan sejak tahun lalu.
Pernyataan itu dia lontarkan saat menjawab pertanyaan dalam salah satu diskusi daring pada Rabu (27/1/2021) sore.
Menurutnya, program vaksinasi mandiri diyakini menjadi kepentingan bersama. Khususnya, dalam kepentingan dunia usaha.
"Ini wacana usaha lama, dari tahun lalu. kemudian kami angkat kembali karena untuk kepentingan kita semua, kepentingan dunia usaha," ungkap Rosan dalam diskusi bertajuk 'Vaksin Mandiri, Urgensi atau Komersialisasi' yang tayang di akun Youtube IDN Times.
Rosan mengungkapkan, semakin cepat wacana vaksinasi mandiri berlangsung, semakin cepat pula tingkat kekebalan imun seseorang. Bahkan, hal itu diyakini mampu menjadi jalan pemulihan ekonomi secara cepat.
"Oleh karena itu, kami usulkan pihak swasta ikutan," sambungnya.
Rosan menyatakan, wacana vaksinasi mandiri bukan menjadi beban pemerintah saja. Sebab, vaksinasi mandiri tidak hanya berjalan sekali -- melainkan kontinuitas.
"Ini PR (pekerjaan rumah) kita semua kok. Nggak bisa semua dibebankan ke pemerintah. Vaksinasi kan nggak tahun ini saja, tapi tiap tahun," jelas dia.
Baca Juga: Kritik Pemerintah, dr Tirta Tak Setuju Vaksinasi Mandiri Perusahaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN