Suara.com - Kementerian Perdagangan memastikan stok kedelai untuk kebutuhan dalam negeri masih cukup aman, meski harga kedelai melonjak.
"Berdasarkan hasil pantauan kami bawa stok kedelai sampai saat ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional," Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra dalam konferensi pers melalui akun YouTube Kementerian Perdagangan, Selasa (2/2/2021).
Dia menyatakan, Kementerian Perdagangan menjamin pasokan kedelai bagi kebutuhan masyarakat ataupun industri pengrajin tahu dan tempe agar tetap bisa berproduksi meski harga kedelai mahal.
"Kami akan terus memantau dan mengevaluasi pergerakan harga kedelai dunia pada saat terjadi penurunan atau kenaikan harga," ujarnya.
Hal ini dilakukan guna memastikan harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe serta harga tahu dan tempe di pasaran masih pada tingkat yang wajar, tidak ada kenaikan yang berlebihan.
"Kami juga telah mengimbau kepada para importir untuk terus memastikan kelancaran pasokan kedelai secara kontinyu kepada para pengrajin tahu dan tempe," tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, Kemendag telah berkoordinasi dengan pengurus gabungan koperasi tahu dan tempe Indonesia atau Gakoptindo bersama-sama untuk memastikan produksi tahu dan tempe tetap terus berjalan. Dan masyarakat masih tetap mendapatkan tahu dan tempe dengan harga yang terjangkau.
Saat ini harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe secara umum berada pada kisaran Rp9.100 per Kg sampai dengan Rp9.200 per Kg.
Adapun harga kedelai impor pada bulan Februari diperkirakan akan menjadi kisaran Rp9.500 per Kg di tingkat pengrajin tahu dan tempe.
Baca Juga: Gara-gara Kedelai, Harga Tempe Tahu Sekarang Naik 20 Persen
Hal ini tentu akan berdampak terjadinya penyesuaian kembali harga tahu yang sebelumnya rata-rata sekitar Rp600 perpotong ditingkat pengrajin menjadi kisaran Rp650 per potong.
Sementara untuk harga tempe yang sebelumya rata-rata sebesar Rp15 ribu per Kg akan meningkat menjadi berkisar Rp16 ribu per Kg.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz
-
Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak
-
Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?
-
Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi
-
Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis
-
Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru
-
Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan
-
Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram
-
MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini