Suara.com - Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) akan melakukan penutupan sementara Tempat Istirahat (TI) atau rest area KM 52B Arah Jakarta.
General Manager Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan penutupan rest area ini dalam rangka antisipasi lonjakan arus lalu lintas menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek 2021 di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
"Penutupan sementara TI tersebut akan dilakukan pada hari Minggu, 14 Februari 2021 pukul 08.00 WIB sampai dengan senin, 15 Februari 2021 pukul 08.00 WIB," ujar Widiyatmoko dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021).
Di luar jadwal tersebut, petugas operasional akan melakukan buka tutup secara situasional atau sesuai diskresi Kepolisian.
Terkait itum Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya penutupan TI dimaksud.
"Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," kata Widiyatmoko.
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi 593 Ribu kendaraan bakal keluar jakarta pada libur Tahun Baru Imlek 2572. Angka itu naik 5,6 persen dibandingkan arus lalu lintas harian.
Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita, menjelaskan bahwa puncak arus lalin keluar Jabotabek dalam rangka libur Tahun Baru Imlek diprediksi terjadi pada hari Jumat, 12 Februari 2021.
Sedangkan, prediksi puncak arus lalin kembali menuju Jabotabek terjadi pada hari Minggu, 14 Februari 2021.
Baca Juga: Pengendara Mobil Pecah Ban di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dapat Ganti Rugi
"Pada puncak arus lalin keluar Jabotabek pada hari Jumat (12/02), diprediksi sebanyak 167 ribu kendaraan akan melintasi 4 Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur)," imbuh Atika.
Berita Terkait
-
146 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Paling Banyak ke Arah Timur
-
Pengendara Mobil Pecah Ban di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dapat Ganti Rugi
-
Permohonan Maaf Jasa Marga soal Puluhan Kendaraan Pecah Ban di Tol Japek
-
Penyebab Puluhan Mobil Pecah Ban di Km 39 Tol Jakarta-Cikampek Terungkap
-
Ganjil Genap Kota Bogor Berhasil, Tujuannya Bukan Urai Kemacetan
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
-
Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah
-
Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung
-
Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax
-
Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis
-
Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi
-
Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!
-
Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter
-
Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?