Suara.com - PT Amarta Karya (AMKA), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Konstruksi, menandatangi surat perjanjian kontrak EPCF bersyarat proyek Pekerjaan Pembangunan Aldiron Plaza Cinde Palembang bersama PT Magna Beatum dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi.
Acara penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama AMKA Nikolas Agung dan Direktur Utama PT Magna Beatum M Fajar Tarigan hari ini di Jakarta (12/3). Hadir pula Direktur Operasional AMKA Royaldi Rosman, Corporate Secretary AMKA Brisben Rasyid, Kepala Divisi Operasi II I Wayan Sudenia, Kepala Departemen Operasi I AMKA Mudi Utomo, dan Direktur Keuangan PT Magna Beatum Melissa Rusli.
Direktur Utama AMKA Nikolas Agung menyampaikan bahwa, "Kemitraan strategis menjadi salah satu strategi kunci untuk mengkonversi peluang di situasi yang sarat tantangan ini. Penandatanganan kontrak ini merupakan langkah nyata AMKA untuk mengembangkan bisnis baru dalam bidang properti agar kami semakin berkualitas dan memiliki pengalaman yang lebih baik dalam dunia jasa kontruksi.”
"Melalui proyek ini, AMKA berkontribusi membangun infrastruktur pasar modern untuk meningkatan perekonomian di Palembang, Sumatera Selatan. Selain itu, proyek juga dapat meningkatkan pelayanan dan akses yang lebih baik pada masyarakat, sekaligus menjadikan pasar rakyat sebagai penggerak perekonomian daerah," jelas Nikolas.
Perlu diketahui bahwa Aldiron Plaza adalah milik Perusahaan Properti besar yaitu Aldiron Group. Sedangkan Palembang menjadi kota terbesar kedua di Pulau Sumatera yang memiliki Light Rail Transit (LRT) pertama, sehingga lokasi proyek ini dinilai sangat strategis karena berada di jantung kota Palembang dan dekat dengan akses transportasi LRT.
Lebih lanjut, Nikolas menegaskan bahwa, “AMKA akan melakukan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar.”
Sebelumnya, AMKA juga terlibat dalam proyek pembangun infrastruktur di Pulau Sumatera, termasuk pembangunan sebagian ruas jalan tol trans Sumatera Sigli-Banda Aceh dengan total panjang 74 kilometer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman
-
IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900
-
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas
-
Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi
-
ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api
-
Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir
-
Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah
-
Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?