Suara.com - Melihat pergerakan dari awal pandemi hingga kini menghadapi new normal, JULO sebagai platform kredit digital di Indonesia, berkomitmen untuk mendorong perputaran ekonomi Indonesia. Terlebih di tengah situasi dan kondisi tidak menentu saat ini, berbagai halangan muncul untuk menghambat pencapaian masyarakat.
Melalui Wujudkan Sekarang Bersama JULO, JULO ingin mengedukasi dan menginspirasi masyarakat untuk berkarya secara cerdas di tengah keterbatasan yang ada. Sebagai fintech p2p lending (kredit digital) berizin OJK, JULO mengajak dan memfasilitasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan demi mencapai impiannya.
“Campaign Wujudkan Sekarang Bersama JULO ini hadir untuk memotivasi masyarakat untuk terus maju di tengah tantangan yang ada. Dengan adanya kemajuan teknologi, kini masyarakat di seluruh Indonesia dapat mengakses kredit digital JULO untuk meningkatkan kualitas atau produktivitas hidup; seperti merenovasi rumah, keperluan pendidikan anak, dan modal usaha,” kata Head of Marketing JULO, Mikhal Anindita dalam keterangannya, Selasa (25/5/2021).
Mikhal menyebut, JULO ada untuk menginspirasi masyarakat Indonesia dengan berbagai latar belakang keluarga muda, karyawan, dan pengusaha.
“Apapun latar belakang dan kondisi masyarakat saat ini, JULO sebagai fintech lending Indonesia yang berperan untuk mendorong perputaran ekonomi Indonesia, mengajak masyarakat untuk tetap produktif. Harapannya dengan kredit digital JULO, halangan yang mereka hadapi dapat diatasi dengan berbagai solusi dari JULO. Tidak hanya pinjaman tunai, kini nasabah JULO sudah dapat menikmati fitur bayar tagihan, transfer dana, sampai scan QR untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan non-tunai,” tutur Adrianus Hitijahubessy, CEO dan CO-Founder JULO.
“Awalnya saya sedang ada kebutuhan mendesak yaitu untuk biaya pendidikan anak, saya coba searching untuk pinjaman online yang aman dan terpercaya. Akhirnya saya memilih JULO karena sudah terdaftar di OJK,” ucap salah satu nasabah JULO, Syariful R yang berasal dari Banten.
Dari riset yang dilakukan oleh internal JULO di kuartal 1 2021, 75% dari nasabah JULO menggunakan kredit digital untuk meningkatkan kualitas hidup, seperti keperluan modal bisnis, renovasi rumah, dana pendidikan anak, dan untuk kebutuhan biaya kesehatan.
“Sangat membantu bagi pengusaha UKM seperti saya untuk mendapatkan tambahan modal dengan bunga rendah dan tenor panjang. Jadi, saya dapat untung dan menggunakannya untuk membayar cicilan JULO. Apalagi CS-nya ramah,” tutur Indra L, salah satu nasabah JULO.
Sampai saat ini JULO sudah melayani lebih dari 350.000 nasabah di 34 provinsi Indonesia dan mengantongi sertifikat keamanan data ISO 27001:2013.
Baca Juga: UI : Holding BUMN Ultra Mikro Efektif Atasi Pinjaman Online Ilegal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik