Suara.com - Para pekerja BRI kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara 1 dan juara favorit untuk kategori milenial BUMN, dalam Lomba Berbalas Pantun Tingkat Nasional Tahun 2021.
Dua penghargaan tersebut disabet oleh Tim Pantun Kantor Cabang (KC) BRI Bengkulu pada kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh Balai Pustaka bekerja sama dengan Kementerian BUMN. Keberhasilan yang diraih karyawan BRI (insan BRilian) ini membuktikan peran perseroan dalam mendukung pengembangan talenta sumber daya manusia (SDM), seiring transformasi human capital guna mewujudkan visi BRI sebagai Home to The Best Talent.
Corporate Secretary BRI, Aestika mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas keberhasilan Tim Pantun KC BRI Bengkulu, yang telah membawa nama BRI semakin harum di kancah nasional, dengan sukses meraih posisi membanggakan di Lomba Berbalas Pantun Tingkat Nasional.
“Tentu ini sangat membanggakan dan kami mengapresiasi keberhasilan Tim Pantun KC Bengkulu, apalagi prestasi ini diraih dalam suasana pandemi Covid-19. Ini menjadi bukti bahwa BRI mengakomodir talenta untuk meningkatkan kapabilitasnya dan kami terus berupaya mencetak talenta terbaik dari insan BRilian, sejalan transformasi perusahaan,” ujar Aestika, dalam pertemuan dengan Tim Pantun KC BRI Bengkulu.
Menurutnya, talenta hebat tidak muncul secara tiba-tiba, namun dapat terbentuk secara sistematis dan dibentuk secara terus menerus.
BRI sendiri melakukan gerakan transformasi human capital berdasarkan 3 pilar, yakni people, culture dan organization. Selain itu, prestasi yang diraih KC BRI Bengkulu ini juga membuktikan bahwa pandemi tidak menyurutkan maupun menghentikan kreativitas dari insan BRILiaN.
Berhasil mengungguli peserta dari perusahaan-perusahaan BUMN di Tanah Air, Tim Pantun KC BRI Bengkulu berhasil memenangkan Juara 1. Adapun juara 2 diraih tim pantun Sinergi Pekanbaru PLN dan juara 3 tim pantun KARSA Telkom.
Pengumuman pemenang lomba tersebut telah dilakukan melalui akun resmi media sosial Balai Pustaka, yang dipublikasikan pada 1 Juni lalu dan penyerahan piala pemenang lomba dilakukan di Kementerian BUMN, Kamis (10/6).
Lomba Berbalas Pantun Tingkat Nasional Tahun 2021 diikuti 1.083 peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan yang didukung banyak perusahaan BUMN ini meraih rekor baru dalam sejarah, baik dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 1000 peserta, pertama kali dengan materi pengiriman video oleh peserta dan diikuti dari Aceh hingga Papua.
Baca Juga: Bisnis Kartu Kredit BRI Tumbuh 41% Meski Dihadang Pandemi Covid-19
Pihak penyelenggara lomba membagi dua kategori yakni milenial BUMN dan Umum. Kementerian BUMN, Balai Pustaka dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan kegiatan lomba ini dengan semangat memasyarakatkan pantun sebagai warisan budaya dunia dan mengangkat kearifan lokal ke pentas nasional.
“Ada Senja Di Pantai Panjang, Senja Datang Beranjak Petang. Bukanlah Datang Sembarang Datang, Kami Datang Mengajak Berdendang”.
Demikian kutipan pantun yang dibawakan oleh Tim Pantun KC BRI Bengkulu yang akhirnya sukses memboyong dua penghargaan di level nasional.
Berita Terkait
-
Di Tengah Pandemi, Bisnis Kartu Kredit BRI Tumbuh 41% hingga Akhir Kuartal I 2021
-
BRI Akselerasi Pertumbuhan Kredit Mikro lewat Optimalisasi Transformasi Digital
-
BRI Ventures Hadirkan 8 Startup dalam Demo Day Akselerator Sembrani Wira
-
Jadi Agen BriLink, Koni Aturrohmah Kini Menuai Untung
-
Ibu Rumah Tangga Sukses Ubah Ekonomi Keluarga lewat Agen BRILink
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun