Suara.com - KT&G Indonesia dengan merek andalannya yaitu ESSE terus melakukan inovasi dengan menggelar ajang kompetisi design packaging yang terbuka untuk umum (professional/amatir) dan pelajar.
Ini merupakan ajang kompetisi yang memiliki jiwa inovatif dan sebagai pionir, masyarakat perlu secara aktif mengekspresikan diri. Orang membutuhkan kanvas untuk mengungkapkan ide mereka tentang perubahan yang ingin mereka lakukan dan meminta orang untuk bergabung dengan gerakan mereka.
Kompetisi ini bertujuan sebagai ajakan untuk bertindak bagi orang-orang untuk melakukan gerakan perubahan dan sebagai ajakan bagi orang-orang untuk melakukan perubahan desain kemasan.
Kompetisi ini berhadiah total sebesar Rp 600 juta diperuntukkan bagi 20 orang pemenang terbaik yang terbagi dari 2 kategori umum dan pelajar dengan masing masing 10 pemenang kategori umum terbaik dengan total hadiah sebesar Rp 432 juta dan 10 pemenang kategori pelajar terbaik dengan total hadiah sebesar Rp 152 juta.
Sebagai persyaratan, peserta merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki KTP dan harus berumur diatas 18 tahun. Hasil karya terbaik akan dinilai oleh dewan juri yang berkompeten dibidangnya seperti Muklay (visual artist), Mandy CJ (visual artist) dan Gofar Hilman (content creator & entrepreneur).
Pendaftaran ajang kompetisi ‘ESSE Change Design Competition’ mulai dibuka untuk publik secara online mulai 28 Mei hingga 30 Juni 2021 mendatang, dengan desain Topik yang terbagi menjadi 2 yaitu love your self dan change.
Nathan Prawiro, ESSE Change Brand Manager di KT&G Indonesia, merasa antusias dengan memperkenalkan ajang kompetisi design packaging brand ESSE yang lebih merangkul konsumen untuk mulai melakukan perubahan.
“Kami bangga dapat memperkenalkan ajang kompetisi design packaging bertajuk ‘ESSE Change Design Competition’ ke generasi muda Indonesia. Ajang bergengsi ini sesuai dengan brand kami yang senantiasa berinovasi dan menginspirasi anak muda Indonesia untuk dapat mencintai diri sendiri dan melakukan perubahan bagi masyarakat sekitar. Salah satunya dengan mengikuti kompetisi perubahan kemasan. Generasi muda bisa disebut sebagai generasi yang dapat membuat perubahan. Maka dari itu, kami ingin mengapresiasi generasi muda dengan menggelar ajang ini. Agar para generasi muda dapat melakukan perubahan bagi diri sendiri dengan mengikuti kompetisi design packaging ini secara kreatif dan kekinian," ujar Nathan dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).
“Kami berharap kompetisi ‘ESSE Change Design Competition’, para peserta dapat mengekspresikan dirinya dan mencintai diri sendiri dengan menciptakan perubahan bagi diri sendiri dan untuk masyarakat Indonesia,” tutup Nathan.
Baca Juga: Jelang Kompetisi Liga 2, SFC Jajal Pertandingan Uji Coba di Pulau Jawa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP
-
Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik
-
Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?
-
Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur
-
IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol
-
Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik yang Paling Menguras Isi Dompet