Suara.com - Dalam memperingati Hari Ulang Tahun nya yang ke 8 tahun, Ralali.com memberikan bantuan makanan kaleng sejumlah 2000 kemasan untuk masyarakat yang sangat terdampak akibat PPKM darurat.
Ralali bekerjasama dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) melaksanakan kegiatan CSR untuk menyalurkan sumbangan ke warga sekitar daerah Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok.
Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) aktif berkegiatan dalam rangka pencegahan tumbuhnya bibit-bibit Radikalisme, Intoleransi hingga Terorisme melalui berbagai macam aktivitas positif penguatan melenturnya nilai-nilai Pancasila khususnya bagi generasi milenial.
“Saya mengajak dan meminta dukungan kepada semua pihak para Alim ulama, Pemuka Gerja dan para tokoh masyarakat Bersama-sama untuk melakukan kegiatan sosial kemanusian dengan mendirikan Posko Bantuan Bakti Sosial untuk meringankan masyarakat yg sangat terdampak pada PPKM Darurat ini," kata Rynold Indrajaya sebagai Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan YHPB ditulis Sabtu (24/7/2021).
Melihat keadaan ekonomi saat ini kian sulit dan adanya pemberlakuan PPKM Darurat, Ralali ikut berpartisipasi untuk masyarakat, warga yg sangat terdampak akibat pemberlakuan PPKM Darurat.
CEO Ralali, Joseph Aditya mengungkapkan. ulang Tahun Ralali yang ke 8 tahun ini dirasa berbeda, karena berada di tengah situasi pandemi.
"Karena itu kami berinisiatif untuk mengadakan program CSR Ralali yang bertujuan untuk membantu masyarakat yg terkena akibat pemberlakuan PPKM Darurat. Semoga bantuan yang diberikan oleh Ralali diharapkan dapat meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang