Suara.com - Di kala pandemi banyak pelaku UMKM yang sulit bertahan. Hal ini dikarenakankan UMKM menghadapi berbagai masalah besar akibat pembatasan mobilitas, seperti menjangkau konsumen.
Melihat keadaan tersebut Effan Audi Khalif, siswa kelas XII di SMA Jakarta Intercultural School di usia cukup belia 17 merefleksikan permasalahan UMKM tersebut lewat buku berjudul, Digital Entrepreneurship, Berwirausaha Digital Di Masa Pandemi Covid-19 dan New Normal, yang ditulis dalam dua Bahasa: Indonesia dan Inggris.
Buku itu sendiri membahas lengkap bagaimana seharusnya UMKM bertahan lewat digital marketing, atau pemasaran secara digital. Bahkan membahas seluk beluk ketentuan hukum dalam transaksi digital, hingga penerapan protokol kesehatan bagi para UMKM dalam bisnis, di saat pandemi.
Pada hari ini secara resmi buku Digital Entrepreneurship resmi dirilis saat Acara launcing buku Digital Enterpreneurship yang diadakan oleh Aku Kamu Kita Indonesia (AKKI) yang didirikan oleh Audi bersama sahabatnya Ignazo Marco Widodo. Dimana dua pemuda tersebut peduli akan nilai pancasila dan kebangsaan.
Dalam penyusunan buku tersebut, Audi sendiri mewawancara beberapa akedemisi sekaligus pelaku bisnis untuk memberikan pandangannya terkait UMKM bertahan selama pandemi.
Seperti alm. Prof. Dr. H. Muladi, S.H. (Pakar Hukum Pidana), alm. Prof. Firmanzah, S.E., M.M., M.Phil., Ph.D. (Guru besar Ekonomi UI, dan Rektor Universitas Paramadina) dan Moh Nurul Rachman, S.T., M.M. (Pejabat dari Kementerian Koperasi dan UKM), Dr. Henny Marlyna, S.H., M.H., ML.I. (Dosen Bidang Hukum Keperdataan Universitas Indonesia).
Kemudian dr. Yushila Meyrina, M.Si., Sp.G.K. (Dokter spesialis gizi), dan Febriana Feramitha, S.H., M.Kn. (pemilik bisnis kuliner dan fashion bernama Zafino) dan Noviarti Adiastuti, S.E. (pemilik bisnis kuliner bernama Gudeg Pawon Eyang Etty).
"Dalam proses menulis buku ada 7 narasumber yang diwawancara lewat podcast youtube, dimana membahas bagaimana pelaku usaha harus beradaptasi dan membangun jiwa entreprenuership lewat digital marketing, namun harus tetap waspada dengan cybercrime serta ketentuan hukumnya," ucapnya saat launching buku ditulis Senin (2/8/2021).
Secara singkat Audi mengatakan bahwa pandemi memberikan berkah tersembunyi, pasalnya peningkatan digitalisasi begitu pesat. Untuk itu pelaku bisnis harus menjadi oportunitis memanfaatkan keseharian masyarakat yang berubah menjadi lebih digital.
Baca Juga: 13 Pelaku UMKM Kuliner Online Terima Penghargaan eKuliner Awards 2021
"Dari wawancara saya dengan Prof. Muladi memang tak bisa dipungkirin perusahaan virtual justru yang menjamur, seperti Gojek yang ternyata mampu menciptakan peluang baru," katanya, sembari menyatakan bahwa buku tersebut didedikasikan untuk Prof. Muladi.
Dengan perkembangan itu tentu setiap UMKM harus juga bisa memanfaatkan berbagai platform untuk menjawab perubahan masyarakat seperti penggunaan e-commerce.
Meski ditengah perkembangan digital, Audi juga tetap menyoroti akan resiko cyber crime dimana kejahatan digital bisa saja untuk meningkat. Untuk itu diperlukan perlindungan data pribadi serta pembayaran yang lebih kokoh untuk menjamin transaksi antara penjual dan pembeli aman.
"Kemudian Hak dan kewajiban konsumen harus dipastikan. Para pengusaha, mereka harus bertanggung jawab atas data pribadi dari konsumen, jika ada pelanggaran maka tanggung jawba pelaku usaha. Begitu juga perlindungan pelaku usaha di digital marketing, dimana transaksi harus bisa aman karena bisa ada penipuan saat pembayaran," katanya.
Selain itu menurut Audi faktor penerapan protokol kesehatan juga penting bagi para pelaku usaha. Bisnis juga dapat berjalan lancar jika para pelaku usahanya juga memperdulikan kesehatan mereka masing-masing.
Audi juga mewawancara para pelaku usaha di bidang bisnis kuliner dan fashion. Menurutnya strategi paling ampuh selama pandemi ini adalah platform media sosial untuk dua bidang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional