Suara.com - Harga emas dunia bergerak lebih tinggi ditopang pelemahan dolar dan imbal hasil obligasi Amerika, peningkatan selera risiko membuat logam safe-haven itu sedikit terhambat.
Mengutip CNBC, Selasa (3/8/2021) harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi 1.816,01 dolar AS per ounce setelah menyentuh sesi terendah di 1.804,49 dolar AS per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,3 persen menjadi 1.822,20 dolar AS per ounce.
Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,1 persen terhadap sekeranjang pesaingnya dan imbal hasil US Treasury 10-tahun jatuh ke level terendah hampir dua minggu.
Kini, fokus bergeser ke angka penggajian non-pertanian Amerika untuk periode Juli, yang akan dirilis Jumat, diprediksi dapat menjelaskan lebih lanjut tentang kesehatan pasar tenaga kerja.
"Laporan penggajian non-pertanian kemungkinan akan menjadi titik fokus utama bagi pedagang emas, karena hal itu dapat memengaruhi keputusan The Fed dalam garis waktu tapering pelonggaran kuantitatif," kata Fawad Razaqzada, analis ThinkMarkets.
Tetapi, membatasi kenaikan emas, indeks S&P 500 Wall Street naik dan tidak jauh dari rekor tertinggi.
Chairman The Fed Jerome Powell, pekan lalu, mengatakan pasar tenaga kerja masih memiliki "beberapa alasan untuk di-cover" sebelum dapat menarik kembali dukungannya terhadap perekonomian, mendorong harga emas ke level tertinggi dua minggu.
Logam lainnya, perak stabil di 25,47 dolar aaS per ounce, platinum naik 0,8 persen menjadi 1.057,30 dolar AS per ounce, dan paladium meningkat 0,8 persen menjadi 2.681,57 dolar AS per ounce.
Baca Juga: Harga Emas Antam di Awal Agustus 2021 Rp 948.000 per Gram
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
IHSG Melemah di Sesi I ke Level 7.101, Tekanan Jual Masih Dominan
-
Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi
-
KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
-
Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS
-
KPPU Hukum 97 Pinjol, Denda Fantastis Rp755 Miliar Menanti
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat