Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, tantangan yang dimiliki Indonesia yang akan datang cukup rumit. Dimana setelah Indonesia menaikkan sepuluh kali lipatkan GDP dari tahun 1998, masih akan ada tantangan lebih rumit lagi pada 18 tahun mendatang.
"Challenge yang akan datang menjadi luar biasa lagi karena waktu kira-kira 17 sampai 18 tahun ke depan ketika demografi bonus kita akan habis, kita harus mentigakalipatkan GDP perkapita kita karena kita tidak mau terjebak dalam jebakan kelas menengah," kata Mendag Lutfi dalam webinar bertajuk "Inovasi Media untuk Jurnalisme Solusi" ditulis, Kamis (19/8/2021).
Menurut Mendag Indonesia harus mampu secara bersama sebagai bangsa, untuk keluar dari middle income trap atau jebakan kelas menengah.
"Ini yang harus kita laksanakan kita harus bersama-sama sebagai sebuah bangsa untuk bisa bekerja untuk keluar dari middle income trap atau jebakan kelas menengah," katanya.
Seperti kita ketahui sekarang Amerika Serikat dan China sedang sama-sama berinteraksi dan sedang mengadakan perang dagang. Meski di satu hal, ini adalah tempat terbaik karena Indonesia akan kebanjiran order ketika terjadi perselisihan dagang antara China dan Amerika Serikat.
Oleh sebab itu, Lutfi menegaskan Indonesia harus mendatangkan solusi, bukan hanya keluar dari jebakan kelas menengah, tetapi Indonesia juga memastikan bahwa tidak ada perselisihan di kawasan.
Dikaitkan dengan jurnalisme, Lutfi menyebut diharapkan akan ada sebuah solusi dari sisi jurnalisme terhadap isu yang terjadi.
Sementara itu CEO inilah.com Fahd Pahdepie mengatakakan jurnalisme solusi mengedepankan konsep reportasi yang mendalam, melibatkan pembaca, dan menggerakkan aksi nyata untuk menyelesaikan persoalan yang diangkat.
“Ada banyak persoalan yang sebenarnya membutuhkan kehadiran media untuk ikut memberi solusi. Tetapi yang ada saat ini justru media memperkeruh persoalan atau memanaskan perdebatan publik. Kita butuh inovasi di dunia media," katanya.
Baca Juga: Warga yang Belum Divaksin Bisa Belanja di Mall, Syaratnya Siap Rogoh Kocek Rp 900 Ribu
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman