Suara.com - Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas layanan, Bank DKI berhasil menerima sertifikasi ISO 9001:2015 manajemen mutu dari British Standards Institute tentang ketentuan pengadaan dan pengelolaan aset tetap.
Adapun sertifikasi tersebut diberikan oleh British Standard Institute kepada Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi.
“Sertifikasi ini memberikan kemantapan Bank DKI dalam melaksanakan proses pengadaan dan pengelolaan aktiva tetap guna memenuhi berbagai kebutuhan operasional perbankan ataupun untuk nasabah serta stakeholder secara berkesinambungan dan berkelanjutan serta dapat memenuhi perundang-undangan dan peraturan yang berlaku,” kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini ditulis Sabtu (21/8/2021).
Lebih lanjut, Herry menyampaikan bahwa penerapan sertifikasi ISO 9001:2015 yang diterima Bank DKI ini tentunya memiliki banyak manfaat di antaranya sistem administrasi dan dokumen dalam perusahaan atau organisasi yang lebih baik, pengelolaan risiko yang lebih terkendali, terbangunnya sistem dasar dalam perusahaan mulai dari aturan antarmanusia sampai dengan mengatur proses, memastikan proses dan tahapan sesuai dengan aturan, serta sebagai bentuk kontrol terhadap top manajemen agar lebih fokus dan konsisten dalam mencapai sasaran mutu perusahaan yang telah ditetapkan.
Sertifikasi ISO 9001:2015 ini diterima perseroan dari BSI (British Standard Institute), salah satu lembaga sertifikasi yang merupakan counterpart dari National Standards Body of United Kingdom yang telah tersertifikasi secara internasional dan merupakan anggota dari IAF (International Accreditation Forum).
Sistem ISO 9001:2015 sendiri merupakan suatu sistem untuk mengelola mutu/kualitas layanan yang diberikan oleh Perusahaan/Organisasi yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam memastikan bahwa perusahaan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan stakeholder-nya serta dapat memenuhi persyaratan Perundangan, hukum, dan peraturan yang terkait dengan produk atau jasa.
Lebih lanjut, Herry menjelaskan, setelah diterimanya sertifikasi ISO 9001:2015, tahap selanjutnya adalah proses implementasi yang nantinya akan diterapkan pada perusahaan.
Selain itu, beberapa peningkatan mutu yang telah dilakukan Bank DKI antara lain memaksimalkan standar layanan, mematuhi peraturan dan kebijaksanaan yang berlaku (risk awarness), dan melaksanakan seluruh sistem manajemen ISO 9001:2015 secara berkesinambungan untuk mendukung pencapaian kinerja bisnis.
Adapun mengenai tahap implementasi audit sertifikasi ISO 9001:2015 yang dilakukan Grup Pengadaan & Aktiva Tetap PT Bank DKI nantinya akan menjadi panduan dalam meningkatkan mutu/kualitas layanan dalam perusahaan terutama dalam proses pengadaan maupun pengelolaan aset tetap yang berada di perusahaan.
Baca Juga: UUS Bank DKI Fasilitasi Mobil Vaksin Keliling di Tempat Ibadah
“Sertifikasi tersebut menjadi bukti bahwa proses tata kelola yang berjalan di Bank DKI, akan terus ditingkatkan serta mengacu pada standar internasional yang berlaku,” tutup Herry.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru