Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sebelum pemerintah melakukan penyitaan aset para obligor dan debitur penikmat Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
Pemerintah selalu melakukan langkah persuasif terlebih dahulu dengan melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan, namun kata Sri Mulyani sebagian besar para obligor dan debitur tersebut selalu mangkir dari setiap pemanggilan yang dilakukan.
"Untuk beberapa pemanggilan oleh Tim Satgas BLBI, saya memahami sekarang ada beberapa obligor dan debitur yang sedang dipanggil. Ada yang langsung datang ada yang dibutuhkan sampai tiga kali pemanggilan," ucap Sri Mulyani dalam konfrensi pers, Jumat (27/6/2021).
Sri Mulyani pun menjelaskan, kalau ada niat baik dari obligor dan debitur tersebut, negara tentunya akan mengambil opsi-opsi terbaik dalam menyelesaikan masalah ini.
Namun, kata dia, jika tidak ada niat baik tentunya jalan terakhir adalah dengan mempublikasikan dan penyitaan atas aset yang dimiliki obligor dan debitur tersebut.
"Kalau ada niat baik dan ingin diselesaikan kita akan bahas dengan mereka. Tapi kalau udah dipanggil satu kali tidak ada respons dua kali tidak ada respons maka memang kami akan umumkan ke publik dan akan dilakukan langkah-langkah selanjutnya," paparnya.
Salah satu pihak yang mangkir dalam pemanggilan oleh satgas adalah Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.
Putra dari Presiden Kedua Indonesia, Soeharto itu dilaporkan telah mangkir dari panggilan Satuan Tugas (Satgas) BLBI sebanyak tiga kali.
Adapun Tommy memiliki kewajiban untuk menyelesaikan utang terhadap negara sebesar Rp 2.612.287.348.912,95. Tommy dipanggil sebagai pengurus PT Timor Putra Nasional.
Baca Juga: Sri Mulyani Kejar Rp 110,45 Triliun Uang Negara
Selain Tommy, Satgas juga memanggil Ronny Hendrarto Ronowicaksono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
OCBC NISP Belum Mau Spin Off Unit Usaha Syariah, Ini Alasannya
-
Menhub Beberkan Gunanya Sistem Kerja Fleksibel saat Mudik Lebaran
-
Harga Emas Antam Turun di Libur Panjang, 1 Gram Dipatok Rp 2,94 Juta
-
Rokok Ilegal Bakal Merajalela Jika Aturan Ini Diberlakukan
-
Kementerian ESDM Beri Izin Perusahaan Israel Garap Proyek Geothermal di Halmahera?
-
Jangan Hanya Sibuk Nongkrong, Gen Z Harus Punya Asuransi
-
Deretan Saham Konsumsi dan Ritel yang Berpotensi Cuan saat Ramadan 2026
-
Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Pemerintah Kucurkan Ratusan Miliar Bantuan Rumah di Aceh
-
Agung Sedayu Jual Hunian Lintas Generasi Rp2,2 Miliar
-
IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya