Suara.com - Business plan atau rencana bisnis adalah rencana bisnis bagi pengembangan sebuah usaha. Para pebisnis bisa menganalisis risiko hingga menghindari kejadian yang tidak diinginkan saat keberlangsungan bisnis.
Ada 5 fungsi bisnis plan yang juga jadi alasan mengapa bisnis plan perlu dibuat. Berikut penjelasannya.
1. Mengawali Sebuah Bisnis
Rencana dan strategi bisnis perlu disusun sebelum memulai bisnis tersebut. Jika bisnis itu adalah bisnis baru, tidak adanya rencana bisnis akan membuatnya sulit berkembang. Bisnis plan juga membuat usaha anda lebih terarah dan berorientasi pada target.
Susun rencana bisnis sedetail mungkin. Semakin lengkap pola strategi yang digunakan bakal menunjukkan bahwa bisnis anda adalah bisnis yang serius. Peluang untuk mengembangkan bisnis pun semakin lebar.
2. Membuat Bisnis Lebih Fokus dan Terarah
Perencanaan akan membuat bisnis lebih fokus dan terarah. Dengan begitu, tujuan merintis bisnis akan tercapai sesuai target yang telah ditetapkan. Bisnis juga dapat berkembang dengan baik.
3. Menaikkan Level Bisnis
Rencana bisnis yang sudah disusun akan membuat para pelaku bisnislebih bersemangat dan inovatif. Dampaknya, level bisnis akan lebih cepat naik berkat adanya perencanaan.
Baca Juga: Jawaban KontraS Usai Disomasi Luhut Soal Bisnis Tambang di Papua
4. Mencari Sumber Pendanaan
Perencanaan yang matang atas sebuah bisnis memungkinkan investor untuk menanamkan modal pada bisnis anda. Itu artinya rencana bisnis bisa menjadi proposal atau dokumen untuk mendapatkan sumber pendanaan baik dari investor, perbankan, atau modal ventura.
Rencana bisnis setidaknya harus dapat menjawab pertanyaan investor, di antaranya skema keuntungan, memunculkan pemahaman investor terhadap keberjalanan bisnis anda, dan rencana pengembangan jagka panjangnya. Namun, rencana bisnis juga harus realistis dengan keadaan.
5. Memprediksi Masa Depan
Seperti diketahui dunia bisnis memang penuh dengan ketidakpastian. Untuk itu bisnis plan juga digunakan untuk membuat gambaran masa depan bisnis anda.
Pada saat membuat bisnis plan inilah secara tidak langsung anda telah mengantisipasi keadaan bisnis di kemudian hari. Meski gambaran ini sifatnya subjektif, namun dengan alur yang jelas dan lengkap bisa jadi prediksi tersebut akan terealiasasi dan menjadi kenyataan.
Berita Terkait
-
5 Tips Memulai Bisnis Online Shop Saat Pandemi
-
Disuntik Rp 22 Triliun, Xiaomi Resmikan Unit Bisnis Mobil Listrik, Xiaomi EV
-
Terkenal Lewat Sinetron Ikatan Cinta, Ini 6 Bisnis Kuliner Arya Saloka
-
Wisata Bali: Bisnis Jet Pribadi Tumbuh Saat Pandemi, Rute Pulau Dewata Terlaris
-
Apa itu Audit: Pengertian, Jenis dan Tahapan Dalam perkembangan Bisnis
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai