Suara.com - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) berfokus untuk memperluas sumber pendapatan kontennya melalui berbagai upaya dalam meningkatkan pendapatan yang berasal dari monetisasi Intellectual Property.
Baru-baru ini, MNCN telah memiliki kesepakatan dengan beberapa perusahaan fast moving consumer goods (FMCG) terkait hak dalam penggunaan karakter dan logo serial drama milik Perseroan pada kemasan produk mereka untuk meningkatkan pemasaran merek tersebut, melalui popularitas karakter yang luar biasa di masyarakat.
Lebih lanjut, Perseroan juga memiliki KIKO, konten animasi yang diproduksi sendiri oleh Perseroan dan sangat sukses di pasaran, telah hadir di lebih dari 63 negara di seluruh dunia.
IP animasi populer lainnya yang berjudul Bima, dilisensikan untuk produksi mainan dan telah menerima respons konsumen yang luar biasa, dimana dalam waktu satu minggu, lisensi tersebut menerima lebih dari 2 juta pesanan.
"Kami memahami dinamika perubahan pada industri media di Indonesia. Tim manajemen berfokus pada pencapaian target operasional dan keuangan kami, serta berinvestasi dalam inovasi untuk membangun fondasi baru agar mencapai kesuksesan baik di lini media tradisional maupun digital yang berkembang pesat," ujar Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021).
Sementara, Direktur Utama PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), Noersin mengatakna, perseroan berkomitmen untuk memperkuat kualitas kemampuan produksi dan terus meningkatkan jumlah produksi konten lokal terbaru bagi platform TV-nya.
Saat ini, konten lokal menunjukkan hasil yang memuaskan dengan secara konsisten meraih lebih dari 53% pangsa pemirsa selama empat bulan terakhir.
Selain itu, imbuhnya, serial drama Perseroan dengan kinerja terbaik berjudul Ikatan Cinta telah mempertahankan rekor rating dan pangsa pemirsa, serta berhasil meraih posisi tertinggi, baik sebagai program terbaik di bulan Juli dan juga sebagai program drama seri yang terbaik di sepanjang tahun, berdasarkan data Nielsen.
"Program-program MNCN lainnya juga menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan mencatatkan 9 dari 10 program, masuk sebagai program yang paling banyak ditonton selama bulan Juli 2021," kata Noersing.
Baca Juga: Semester Satu, Realisasi Pendapatan Daerah Kota Medan Rp 2,3 Triliun
MNCN memiliki unit manajemen artis terbesar di Indonesia dengan sekitar 400 artis di bawah naungannya, yang mewakili berbagai kategori talent seperti penyanyi, presenter, aktor, aktris, komedian, koki, pesulap, dan influencer di media sosial.
Melalui bisnis unit tersebut, Perseroan terus memastikan ketersedian artis yang baru, yang direkrut melalui berbagai program pencarian bakat yang disiarkan melalui TV FTA milik MNCN.
Unit manajemen artis tersebut berfungsi sebagai entitas manajemen resmi bagi semua finalis. Divisi strategis lainnya di bawah divisi talent juga menunjukkan kinerjanya yang menjanjikan, dengan berkembangnya label musik kami dan operasional Multi Channel Network (MCN) dengan sangat pesat.
Hingga saat ini, MNCN telah memiliki 144 saluran MCN di bawah operasionalnya yang telah memiliki lebih dari 70,5 juta subscribers dan 8,5 miliar views, yang diperkirakan akan terus meningkat selama beberapa tahun mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru